Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tambaksari

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Pemberdayaan Kelurahan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Kapasitas Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Pacarkembang L : 19.713 orang P : 20.310 orang
Jumlah RT tahun 2022 L : 101 orang P : 11 orang
Jumlah RT tahun 2023 L : 96 orang P : 16 orang
Jumlah RW tahun 2022 L : 11 orang P : 0 orang
Jumlah RW tahun 2023 L : 11 orang P : 0 orang
Akses:
Semua Kegiatan RT dan RW dapat diakses oleh laki-laki dan perempuan
Partisipasi:
Dalam hal berkegiatan di RT dan RW, laki-laki lebih banyak jumlahnya dibandingkan perempuan
Kontrol:
Masyarakat baik laki-laki atau perempuan hadir atas kehendak sendiri
Manfaat:
Kegiatan RT/RW diterima manfaatnya oleh laki-laki dan perempuan
Kurangnya pemahaman SDM kelurahan terhadap kesetaraan gender - Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki - Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan Pacarkembang lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki - Masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari Meningkatkan kapasitas Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan pemenuhan kebutuhan usaha UKM 1. Pengadaan 1 set meja lipat besar 2. Pengadaan Rombong Usaha Kya-Kya 3. Pencairan Biaya Operasional RT, RW, LPMK melalui Kelurahan Pada tahun 2022 : 1. Belum ada meja lipat besar 2. belum ada rombong usaha 3. Pencairan biaya operasional RT, RW, LPMK melalui Kecamatan
Output:
1. Tersedianya meja lipat besar 2. Tersedianya rombong usaha 3. Tersedia biaya operasional RT, RW, LPMK
Outcome:
Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat