Gender Analysis Pathway
Kecamatan Mulyorejo

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Kalisari
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Kalisari
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi melalui pemberdayaan dan pemasaran produk UMKM yang berdaya saing
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Kalisari: L: 7.526 orang, P: 7.829 orang. Jumlah RT tahun 2024: L: 54 orang, P: 7 orang Jumlah RW tahun 2024: L: 7 orang, P: 1 orang Jumlah Pokmas di Kelurahan Kalisari: Pokmas KTPR: 1 Kelompok, L: 3 orang, P: 1 orang
Jumlah UMKM di Kelurahan Kalisari L : 82, P : 180
Jenis UMKM di Kelurahan Kalisari : 10
Jumlah UMKM aktif : 262 UMKM tidak aktif : 0 Jumlah UMKM ber NIB : 42
Pejabat Pelaksana Sub Kegiatan 2023: L : 4, P : 1
Akses:
Pelaku usaha mendapatkan akses dari Kelurahan dan lebih banyak di dominasi perempuan
Partisipasi:
Tidak semua pelaku usaha berpartisipasi mengikuti kegiatan yang diadakan di kelurahan dalam subkeg ini partisipasi laki-laki lebih sedikit dari perempuan
Kontrol:
Kelompok UMKM mengikuti pelatihan bergantung pada ketersediaan anggaran Kelurahan dan Pejabat pengambil keputusan dalam subkeg ini lebihbanyak laki-laki jika dibandingkan perempuan dengan komposisi pejabat L : 4 P : 1
Manfaat:
- Peningkatan ekonomi keluarga bagi pelaku UMKM - Didapat data pelaku usaha mikro baik yang berNIB atau belum, sehingga bermanfaat sebagai masukan untuk menentukan intervensi yang tepat bagi UMKM agar meningkat/berdaya
- Kurangnya sosialisasi dalam pengurusan NIB atau SDM berwawasan gender terbatas - Kurangnya SDM yang memahami pemasaran melalui online - Kelompok UMKM belum memahami pentingnya NIB - Adanya persepsi dari masyarakat jika kegiatan terkait urusan kesra lebih sesuai jika dilaksanakan perempuan - Kurangnya motivasi bagi UMKM dalam pengembangan usahanya dan ada kecenderungan pelaku usaha mikro lebih di dominasi perempuan karena laki-laki lebih banyak bekerja di luar usaha UMKM Meningkatkan pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas produk produksi pemasaran dengan mempertimbangk an partisipasi masyarakat atau pengusaha - Memfasilitasi terkait kepengurusan kelengkapan administrasi bagi pelaku usaha mikro dan tokel mulai dari mengurus NIB, sosialisasi PIRT, memasukkan E-peken atau e-catalog lokal serta informasi event yang melibatkan usaha mikro. - Pembinaan dan pelatihan atau bimtek serta memberikan motivasi bagi pelaku usaha mikro, pemasaran secara online bagi pelaku UMKM - Koordinasi dengan dinas terkait 4 kali membuat rencana giat/event yang melibatkan UMKM yaitu: 1. Pengemban gan produksi pengelolaan bisnis 2. Penyediaan tempat berjualan baik daring maupun fisik 3. Pengemban gan promosi pemasaran - Pejabat pelaksana Subkeg 2023: L : 5, P: 0 - Jumlah Petugas pendataan Tahun 2023: L :2, P: 1 - Pejabat pelaksana Subkeg 2024: L : 3, P: 2 - Jumlah Petugas pendataan Tahun 2024: L : 2, P: 1
Output:
- Terfasilitasinya dalam kepengurusan NIB - Meningkatnya ekonomi keluarga bagi pelaku UMKM - Terdatanya pelaku usaha mikro baik yang ber NIB atau belum, sehingga bermanfaat sebagai masukan untuk menentukan intervensi yang tepat bagi UMKM agar meningkat/berda ya
Outcome:
1. Indikator Program: Jumlah UMKM pengembangan usaha ekonomi masyarakat 2. Indikator Kegiatan: Persentase potensi usaha yang dikembangkan