Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Pemberdayaan Kelurahan
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Terwujudnya pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
Data Umum:
Data Membuka Wawasan
1. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup Masyarakat yang meliputi pengelolaan kegiatan pelayanan kesehatan Masyarakat, pelayanan pendidikan dan kebudayaan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, Lembaga kemasyarakatan, ketentraman ketertiban umum dan perlindungan Masyarakat serta penguatan kesiapsiagaan masyakarakat dalam menghadapi bencana serta kejadian luar biasa lainnya
Kegiatan dilaksanakan secara swakelola IV dengan dapat melibatkan kelompok Masyarakat dengan mempertimbangkan asas-asas penyelenggaraan : kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, kemanfaatan kecermatan
Wilayah Kelurahan Jajartunggal memiliki 6 RW dan 26 RT
Jumlah penduduk Kelurahan Jajartunggal sebanyak 11.715 jiwa dengan rincian L: 5.761 jiwa
P: 5.954 jiwa
Pelaksana sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan :
L : 0 orang
P ; 3 orang
Rincian pegawai :
PNS : 1 orang
Non PNS : 2 orang
Pelaksana sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan :
L : 0 orang
P ; 3 orang
Rincian pegawai :
PNS : 1 orang
Non PNS : 2 orang
|
Akses:
Setiap Masyarakat baik laki-laki maupun Perempuan dapay menerima informasi terkait bantuan social, program kesejahteraan social maupun kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.
Partisipasi:
Setiap Masyarakat baik laki-laki maupun Perempuan yang masuk dalam kategori keluarga miskin/pra miskin dapat mengikuti program kegiatan yang akan dilaksanakan di Kelurahan
Kontrol:
Pejabat pengambil Keputusan dalam sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan terdiri dari : L : 3 orang P : 2 orang
Manfaat:
Dengan pemberian berbagai bantuan social dan intervensi padat karya maupun pelatihan yang diberikan kedepannya Masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga miskin/pra miskin dapat mengembangkan kemampuan dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan sosialnya |
- Kebutuhan SDM memamhami tentang permasalahan gender - Kecenderungan bahwa isu gender belum dianggap sebagai hal penting yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan | - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka - Tidak ada yang menggantian peran perempuan di rumah apabila mengikuti program sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Motivasi dari Masyarakat yang masuk kategori miskin dan pra miskin untuk mengikuti berbagai program kerja / kegiatan yang ditawarkan relative rendah karena menganggap bahwa hal tersebut tidak akan berpengaruh secara instan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan social mereka | Untuk mengingkatkan kapasitas, kapabilitas dan pemenuhan kebutuhan masyarkat di Kelurahan dengan mendayagunakan potensi dan sumber daya sendiri dengan menerapkan responsive gender | - Untuk meningkatan kondisi ekonomi dan kesejahteraan social masyarakat dengan menerapkan responsive gender pada sub kegiatan pemberdayaan Masyarakat Kelurahan maka dilakukan pengadaan: 1. Paket bibit ikan nila dan lele Kegiatan ini ditujukan untuk poktan di Kelurahan Jajartunggal dan dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat yang masuk kategori keluarga miskin/pra miskin 2. Paket ikan 30 kg Pengadaan ini diperuntukkan bagi poktan di Keluaran Jajartunggal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang masuk kategori miskin/pra miskin 3. Kolam terpal Kegiatan pelatihan ini ditujukan untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang masuk kategori miskin/pra miskin 4. Pengadaan mesin jahit high speed Pengadaan ini dimaksudkan supaya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang masuk kategori miskin/pra miskin di RW 01,02,03,04. 5. Pembelanjaan keperluan balai RW seperti lemari besi, pintu kaca, kursi lipat, meja lipat dan kipas angin 6. Pembayaran biaya operasional ketua LPMK, RW dan RT Pengadaan ini untuk memberikan apresiasi kepada ketua LPMK, RW dan RTatas bantuan kerjasama dan koordinasi terhadap pelaksanaan program pemerintah yang ada | - Pelaksana sub kegiatan : 1. Ketua LPMK Tahun 2024 L : 1 orang P : - 2. Ketua RW Tahun 2024 L : 6 orang P : - 3. Ketua RT Tahun 2024 L : 23 orang P : 3 orang 4. KSH Tahun 2024 L : - P : 70 orang Jumlah penduduk Kelurahan Jajartunggal sebanyak 11.715 jiwa dengan rincian L: 5.761 org P: 5.954 org |
Output:
Jumlah Pokmas di Kelurahan Jajartunggal yang usulan pemberdayaan masyarakatnya direalisasikan pada tahun berjalan : 4 pokmas
Outcome:
1. Peningkatan kemampuan dan keahlian dari masyarkat yang masuk kategori keluarga miskin/pra miskin sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan sosialnya 2. Tercipanya Masyarakat yang maju, dinamis dan Sejahtera 3. Berkurangnya jumlah Masyarakat dalam kategori keluarga miskin di Surabaya |