Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Penyelenggaraan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ)
Kegiatan:
Pelaksanaan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten / Kota
Sub Kegiatan:
Penataan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten / Kota (Survey Kinerja Lalu Lintas Tahap II)
Tujuan Sub Kegiatan:
Memperoleh data lalu lintas harian rata-rata pada ruas-ruas jalan di Kota Surabaya (ex pada Tahun 2023) Tahap II |
Data Umum:
Kota Surabaya terdiri dari jumlah jiwa : 3 juta jiwa luas kota Surabaya : 326.360 hektar jumlah kecamatan : 31 kecamatan
Masyarakat Kota Surabaya (Pengendara Lalu Lintas) baik Laki-Laki maupun Perempuan
Informasi kajian survey kinerja lalu lintas tahap II
L : 60 persen
P : 40 persen
Kegiatan kajian survey kinerja lalu lintas tahap II mengerahkan personil sejumlah
L : 70 persen
P : 30 persen
Jumlah pengakses kajian
L : 60 persen
P : 40 persen
|
Akses:
Peluang akses dalam menggunakan kajian adalah sama (masyarakat, mahasiswa, peneliti, dan lainnya)
Partisipasi:
Partisipasi gender dalam pekerjaan survey lapangan (survey kinerja) kebanyakan adalah laki laki (personil didominasi laki-laki)
Kontrol:
Pimpinan yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan survey kinerja lalu lintas tahap II didominasi Laki-laki.
Manfaat:
Agar dapat digunakan untuk meminimalisir kemacetan lalu lintas di Surabaya dan dapat menciptakan keamanan berkendara bagi semua gender |
1. Kurangnya sosialisasi terhadap Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender sehingga belum terlaksana dengan baik 2. Masih banyak SDM belum paham mengenai konsep gender | 1. Beban ganda stereotype, masih banyak anggapan bahwa perempuan hanya mengurusi pekerjaan internal 2. Banyak komponen masyarakat yang tidak mengetahui informasi PUG | Melakukan kajian terkait kinerja lalu lintas sehingga memperoleh data lalu lintas harian rata-rata pada jalan-jalan di Kota Surabaya agar nyaman dan aman untuk semua gender Melaksanakan kegiatan Penataan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten / Kota melalui Survey Kinerja Lalu Lintas Tahap II agar dalam proses pelaksanaannya dapat sesuai dengan kaidah PUG | • Sosialisasi dilakukan terhadap seluruh personil baik laki-laki dan perempuan dalam pelaksanaan survey kinerja lalu lintas tahap II sesuai lokasi yang telah ditentukan • Berkoordinasi dengan aparatur terkait lainnya maupun berkoordinasi dengan tenaga ahli atau pakar | Akses informasi kajian survey kinerja lalu lintas tahap II L : 60 persen P : 40 persen Partisipasi : Kegiatan kajian survey kinerja lalu lintas tahap II mengerahkan personil sejumlah L : 70 persen P : 30 persen Jumlah pengakses kajian L : 60 persen P : 40 persen |
Output:
Pengendara di Kota Surabaya setara gender (baik laki laki maupun perempuan) merasa aman, tertib, lancar Terciptanya lalu lintas di Kota Surabaya yang selamat, aman, tertib, lancar dan terkendali untuk semua jenis kendaraan yang beroperasi baik bagi laki-laki maupun perempuan
Outcome:
Meningkatnya prosentase studi terkait oleh umum, mahasiswa maupun ahli/pakar |