Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Kegiatan:
Penyediaan Perlengkapan Jalan di Jalan Kabupaten/ Kota
Sub Kegiatan:
Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan
Tujuan Sub Kegiatan:
Prasarana Jalan yang Terehabilitasi dan Terpelihara |
Data Umum:
Jumlah Prasarana yang direhabilitasi dan Pelihara sebanyak 1. 8 Lokasi Gedung/ Tempat Parkir 2. 74 Titik Halte 3. 106.659 Titik PJU (Penerangan Jalan Umum) 4. 2 Lokasi Pengujian Kendaraan Bermotor
Jumlah Staf proporsi Laki-laki jauh lebih besar karena berkaitan dengan pekerjaan teknisi/ satgas rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana Transportasi
-
-
-
|
Akses:
Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan Dilakukan berdasarkan dari laopran masyarakat dan pengawas bangunan
Partisipasi:
- Pekerjaan Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan seluruhnya dilakukan oleh laki-laki karena terkait dengan pekerjaan konstruksi, mekanikal dan elektrikal - Untuk pekerjaan administrasi di dominasi oleh perempuan
Kontrol:
Ketua Tim Kerja dan semua Pengawas pada Sub Kegiatan Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan adalah laki
Manfaat:
Penerima manfaat Sub Kegiatan Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Jalan berupa halte; Gedung Parkir Pengujian Kendaraan Bermotor dan Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah laki-laki dan perempuan |
- Kurangnya pemahaman SDM atas isu gender - Kurangnya fasilitas-fasilitas yang mendukung isu gender disabilitas | - Kurang perhatiannya masyarakat terkait isu gender dan disabilitas - Informasi terkait isu gender kepada instansi dan masyarakat kurang merata | Mewujudkan pemerataan aksesbilitas dari fasilitas baik bagi laki-laki perempuan anak-anak maupun disabilitas. | 1. Melaksanakan rehabilitasi bangunan Gedung parkir dan pengujian Kendaraan Bermotor serta fasilitas penunjang lainnya dengan memperhatikan isu gender, disabilitas dan anak-anak 2. Melaksanakan rehabilitasi Halte dengan kursi tunggu prioritas dan keamanan/ ramah terhadap perempuan disabilitas maupun anak-anak 3. Meningkatkan kinerja Teknisi/ Satgas dalam pemeliharaan Penerangan Jalan Umum untuk keamanan khususnya perempuan dan anak-anak | 1. Adanya slot parkir, kursi tunggu prioritas untuk perempuan pada Gedung Parkir 2. Perencanaan rehabilitasi Halte dengan kursi tunggu prioritas perempuan dan ramah terhadap disabilitas maupun anak-anak |
Output:
1. Terpenuhinya fasilitas-fasilitas penunjang bangunan Gedung parkir dan pengujian kendaraan bermotor responsive gender 2. Terpenuhinya Halte dengan kursi tunggu prioritas perempuan dan ramah terhadap disabilitas maupun anak-anak 3. Terwujudnya peningkatan kinerja Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU)
Outcome:
Tersedianya Prasarana Jalan berupa Gedung parkir, Halte, Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ramah dan aman bagi wanita, disabilitas dan anak-anak |