Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan (Tambak Sarioso)
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Kelompok Masyarakat dan Organisasi Masyarakat Yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Tambak Sarioso |
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Tambak Sarioso L : 3614 P : 3568
Jumlah Lembaga Tahun 2023
RT : 20 orang
RW : 6 orang
LPMK : 1 Orang
Jumlah Keluarga Miskin di Kelurahan Tambak Sarioso sebanyak 655 Jiwa
Terdiri dari 256 KK
Jumlah POKMAS di Kelurahan Tambak Sarioso terdiri dari Kelompok Tani sebanyak 2 Kelompok
Jumlah UMKM di Kelurahan Tambak Sarioso sebanyak 456 UMKM
|
Akses:
Kelompok Tani mendapatkan pembinaan dari Kelurahan dalam pembuatan SK Kelompok dan dan pemasaran produk melalui online dan pameran Meningkatkan perekonomian UMKM.
Partisipasi:
Kelompok Tani turut aktif memasarkan produknya ke warga, pasar tradisional contoh : Pemasaran panen hidroponik di fresh market citraland, pemasaran ikan lele ke warga dan pasar tradisional. Diharapkan dengan adanya pembentukan UMKM dapat memberikan peluang tambahan pendapatan.
Kontrol:
Kelompok Tani turut aktif menggali pendanaan melalui CSR UMKM diharapkan bisa meningkatkan perekonomian bagi warga Kelurahan Tambak Sarioso.
Manfaat:
Kelompok Tani dan UMKM dapat meningkatkan pendapatan ekonomi dan memberdayakan keluarga miskin di Kelurahan. |
Belum optimalnya anggaran APBD 2023 dalam mendukung produk UMKM dan budidaya hidroponik serta ikan lele. | Dalam pembentukan kelompok tani belum melibatkan unsur perempuan. Pemasaran dilaksanakan oleh anggota Kelompok Tani yang tidak mengerti akan IT sehingga kurang berkembang. Keterbatasan lahan dan kapasitas produks dibutuhkan keterlibatan anak muda dalam menangani pemasaran dan pengiriman barang. Adanya pemahaman bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan untuk laki- laki saja. | Meningkatkan fungsi dan kapabilitas Pokmas dan Ormas dalam pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tambak Sarioso | Melakukan pembentukan ulang kelompok tani dengan melibatkan anggota perempuan dan anak muda Melaksanakan pelatihan pemasaran online dan pengemasan dan pengiriman produk. - Meningkatkan jumlah sarana prasarana hidroponik dan kolam terpal lele untuk meningkatkan kapasitas produksi. - Melaksanakan pelatihan pengelolaan keuangan bagi kelompok tani. Dan pelatihan bagi para pelaku UMKM. | Hasil panen hidroponik Januari 2023 sebesar 60 kg pakcoy dan 25 kg selada keriting dengan nominal pemasukan sebesar 2 juta rupiah Anggota Kelompok Tani 100 persen adalah laki-laki Produk UMKM sudah ada yang dititipkan di Kantin Teluk Lamong |
Output:
1. Terbentuknya kelompok tani dengan perbandingan L : P adalah 50% : 50%. 2. Meningkatnya kualitas SDM kelompok tani dan UMKM 3. Meningkatnya kapasitas produksi hidroponik dan kolam terpal.
Outcome:
Pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan UMKM serta budidaya Hidroponik dan Ternak Lele diharapkan dapat meningkatkan perekenomian warga Kelurahan Tambak Sarioso khususnya Keluarga Miskin. |