Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
Program Fasilitas Kegiatan Kewilayahan
Kegiatan:
Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Wilayah Kelurahan Klampis Ngasem
Sub Kegiatan:
Pembangunan Sarana dan Prasaran Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Visi : Gotong Royong menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju , Humanis, dan Berkelanjutan Misi : Memantapkan Transformasi Birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik |
Data Umum:
Pembangunan Sarana Prasarana berupa Saluran Pembuangan Air kotor dilaksanakan karena kondisi di Kelurahan Klampis Ngasem ada beberapa genangan air kurang layak dan kurang lancar (tidak sesuai standar)
Jumlah Penduduk Kelurahan Klampisngasem : L : 8.579 P : 8.861
Jumlah Ketua RT tahun 2025 : 48 L: 39 P : 9
Jumlah Ketua RW tahun 2025 : L : 8 P : 1
Jumlah Ketua LPMK tahun 2025 : L : 1 P : 0
Jumlah Pokmas dalam bidang pembangunan ada 2 (dua) yakni Pokmas Sejahtera dan Pokmas Barokah
Partisipasi : Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel kelurahan Klampis Ngasem L : 25, P : 10
Kodisi Fisik : Permasalahan terkait saluran Air kotor
a. saluran sempit
b. Kurang disiplinnya warga yang membuang sampah sembarangan
c. adanya sedimen yang menghambat aliran.
|
Akses:
Kelompok Masyarakat dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Proporsi jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel di Kelurahan Klampis Ngasem lebih banyak laki-laki dari pada perempuan
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi Laki-Lak
Manfaat:
Proporsi Warga laki-laki yang mendapatkan Manfaat pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Klampis Ngasem lebih tinggi dari perempuan |
1. Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang Konsep Gender atau Pembangunan responsif Gender 2. Kurang tersedianya sarana prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender | 1. Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab laki-laki 2. Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab laki-laki | Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana dan pelatihan guna meningkatkan penghasilan masyarakat | 1. Rapat Koordinasi Perencanaan Rehabilitasi RUTILAHU, pembangunan Saluran dan Jalan 2. alidasi Keabsahan Status Tanah/Lahan yang akan dilakukan Rehabilitasi RUTIHALU, 3. Rapat Pembentukan Tim Pelaksana rehabilitasi RUTILAHU, Pembangunan Saluran dan Jalan | Partisipasi : Jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel kelurahan Klampis Ngasem L : 25, P : 10 |
Output:
Meningkatkan akses informasi tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
Outcome:
Meningkatnya Penerima manfaat Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan di Kelurahan Klampis Ngasem |