Gender Analysis Pathway
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan
Kegiatan:
Penyadaran, Pemberdayaan dan pengembangan pemuda dan Kepemudaan terhadap Pemuda pelopor Kabupaten/kota, wirausaha muda pemula dan pemuda Kader Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Peningkatan kepemimpinan, kepeloporan Dan Kesukarelawanan Pemuda
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Jumlah Pemuda yang Ditingkatkan Kapasitasnya dalam Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kesukarelawanan Kabupaten/Kota dari Seluruh Kecamatan
Data Umum:
Kegiatan Kepemimpinan sudah dilaksanakan selama 6 kali pada tahun 2022
Jumlah gender pada kegiatan kepemimpinan L : 95 orang P : 103 orang
Kegiatan Kepramukaan yang sudah terlaksana: 1. Rapat Pengurus L: 25 orang P: 15 orang 2. Diklat kehumasan L: 25 orang P:14 orang 3. Pelatihan Pramuka Tanggap bencana L: 27 orang P:13 orang 4. Rapat Koordinasi L: 40 orang P:20 orang 5. Brigade Penolong L:20 orang P:20 orang
6. Diklat Pengelolaan Kwartir Ranting L:35 orang P:45 orang 7. Pengembangan Kepemimpinan Gerakan Pramuka Kwartir L: 20 orang P: 28 orang 8. Penyuluhan Hukum & Narkoba L: 88 orang P:162 orang 9. Kursus Pembina Pramuka Mahir Tk Dasar L: 13 orang P: 27 orang 10. Abdimas L: 16 orang P: 24 orang
11. Pitaran Pelatih L:53 orang P:20 orang 12. Pembinaan Satuan Karya L: 22 orang P: 18 orang 13. Orientasi MABI L: 33 orang P: 67 orang 14. Penerimaan tanda Penghargaan Gerakan Pramuka L: 99 orang P: 140 orang 15. Ulang Janji L: 115 orang P: 185 orang
Akses:
1. Kurangnya wawasan pemuda pemudi tentang kepemimpinan 2. Kurangnya penerapan displin dan tanggung jawab 3. Kurangnya pengendalian diri 4. Konflik individu / emosi 5. Adanya Indisipliner
Partisipasi:
1. Kurangnya perhatian orang tua pada anak 2. Minimnya pemuda pemudi yang ikut berpartisipasi dalam sebuah organisasi
Kontrol:
Pengontrol pada sub kegiatan ini adalah Kepala Bidang Laki-Laki
Manfaat:
-
Kurangnya kesadaran pemuda pemudi tentang kepemimpinan Peserta sosialisasi terbatas karena berbenturan dengan kegiatan sekolah 1. Memberikan pengetahuan tentang apa itu kepemimpinan dan kepeloporan 2. Membangun karakter pribadi (personality) supaya semakin kuat 3. Sebagai sarana pengembangan diri agar menjadi pribadi yang tangguh,kuat dan berkarakter positif 1. Memberikan sosialisasi dan pemahaman bekerja sama dengan praktisi dan narasumber professional 2. Pemuda pemudi mengetahui ilmu kepemimpinan dan kepeloporan dan diharapkan memberi inspirasi di masyarakat 1. Untuk tahun 2019 telah dilaksanakan 18 Kegiatan dari total 27 kegiatan 2. Tahun 2020 dan 2021 tidak ada kegiatan karena pandemi Covid-19 3. Untuk tahun 2022 yang sudah dilaksanakan 11 kegiatan dari total 41 kegiatan yang direncanakan
Output:
Output : Diharapkan Pemuda pemudi Surabaya dapat memahami pentingnya membangun karakter pribadi agar menjadi pribadi yang tangguh,kuat dan berkarakter positif
Outcome:
-