Gender Analysis Pathway
Kecamatan Rungkut

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Kalirungkut
Sub Kegiatan:
Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pemberdayaan Masyarakat di RT dan RW di wilayah Kelurahan
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Kalirungkut L: 11.157 orang P: 11.385 orang
Jumlah KK di Kel. Kalirungkut Th 2025 : 7.569 KK
Ketersediaan Balai RW 2025 : Ada : 14 RW
Jumlah Ketua RW 2025 L : 14 orang P : 1 orang Jumlah Ketua RT 2025 L : 79 orang P : 7 orang
Kader Surabaya Hebat (KSH) : 245 L : 4 orang P: 241 orang
Akses:
Kelurahan memiliki akses memberikan pemenuhan Fasilitas balai RW dan fasilitasi pemberdayaan ekonomi masyarakat
Partisipasi:
- Tingginya antusiasme untuk menggunakan balai RW sebagai tempat kegiatan - Pengetasan keluarga pra miskin dan miskin diwilayah Kelurahan
Kontrol:
Pemenuhan kebutuhan balai RW bergantung pada ketersediaan anggaran Kelurahan serta mempunyai akses terkait penyediaan lapangan pekerjaan
Manfaat:
Pemenuhan sarana dan prasarana kegiatan masyarakat pada Balai RW serta peningkatan perekonomian warga
- Kurangnya sarana dan prasarana serta kondisi gedung balai RW serta yang terbatas - Karena terbatasnya dana di balai RW - Kondisi ekonomi warga yang masih banyak terdapat sebagai pragamis • Pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RT • Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. • Keinginan warga untuk peningkatan perekonomian warga dengan informasi lapangan pekerjaan - Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana Balai RW untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan - Serta peningkatan pendapatan warga dengan menciptakan lapangan pekerjaan - Pemenuhan biaya lembaga dan operasional RT dan RW - Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. - Fasilitasi bantuan modal usaha - Biaya operasional lembaga - Sosialisasi /pelatihan standart pelayanan - Peningkatan pendapatan keluarga
Output:
1. Pemberian biaya operasional lembaga LPMK, RW, RT, Balai RT Pemberian biaya operasional lembaga LPMK, RW, RT, Balai RT 2. Peningkatan kualitas pelayanan 3. Penyediaan tempat usaha dan permodalan
Outcome:
- Penunjang kegiatan Lembaga LPMK, RW, RT - Kepuasan pelayanan kepada masyarakat meningkat - Pengurangan data warga pramiskin di wilayah kelurahan