| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Pembangunan sarana dan prasarana kelurahan Siwalankerto
Sub Kegiatan:
Pembangunan sarana dan prasarana kelurahan Siwalankerto
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkatkan jumlah sarana dan prasarana kelurahan yang terbangun |
Data Umum:
1. Peraturan Walikota Nomor 123 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan 2. Jumlah Penduduk Kelurahan Siwalankerto L: 8.611 P: 8.763
Jumlah KK di Kel. Siwalankerto Th 2025: 5754 KK
Ketersediaan Balai RW 2026 : Ada : 5 RW Tidak Ada : 1 RW Rusak Ringan:0 Rusak Sedang:0
Kondisi Balai RW Th 2026 : Baik : 5 Rusak Ringan:0 Rusak Sedang:0
- Jumlah Pokmas : 1 (Pembangunan Sarana dan Prasarana), Posyandu Balita : 20 , Posyandu Remaja : 1 , Posyandu Lansia : 6 Kelompok , UMKM : 1 PKK dan 36 Paguyuban UMKMKartar, KSH Kelompok Pengajian : 6 Ketua LPMK : 1 LK Ketua RW : 6 LK Ketua RT : 39 LK; 1 PR
|
Akses:
Kelurahan belum bisa memberikan sarana-prasarana pendukung aktivitas secara maksimal
Partisipasi:
Semua anggota Pokmas/Ormas aktif
Kontrol:
Semua Pokmas/Ormas kegiatannya berjalan aktif sehingga kelurahan bisa optimal dalam melakukan pendampingan dan pembinaan
Manfaat:
Pokmas/ormas sudah mendapatkan manfaat maksimal karena dengan adanya sarana dan prasarana untuk mengembangkan kegiatan |
Belum optimalnya penyerapan anggaran tahun 2025 untuk memenuhi sarana dan prasarana | Tingkat swadaya masyarakat di wilayah kelurahan belum optimal Persepsi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terkesan hanya berupa himbauan atau seruan belum sampai tindakan aktif | Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan dengan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana beserta seluruh kelengkapannya dan juga untuk meningkatkan penghasilan serta untuk terpenuhinya kebutuhan masyarakat | Pembangunan dakel 2026 di mana saja | Perlunya pengadaan perencanaan fisik, pengawasan fisik, pembangunan Jalan Paving baru |
Output:
Terlaksananya Pengadaan Perencanaan Fisik, Pengawasan Fisik, Pembangunan Jalan Paving, Pembangunan Saluran U- Ditch Outcome RW yang usulan sarana dan prasarananya direalisasikan Indikator Kegiatan: - Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya - Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel Indikator Program: - Persentase Kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi - Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
Outcome:
Terlaksananya Pengadaan Perencanaan Fisik, Pengawasan Fisik, Pembangunan Jalan Paving Pembangunan Saluran U- Ditch |