Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tegalsari

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Wonorejo
Sub Kegiatan:
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
Meningkakan Kepuasan Masyarakat terhadap Inovasi Pengembangan Wilayah dan Layanan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta mendorong Pelaksanaan Pengarustama-an Gender (PUG)
Data Umum:
Jumlah warga Kel. Wonorejo : Total : 26.156 Orang L : 12.839 orang P : 13.317 orang
Tokoh pelaksana : LPMK : 1 L: 1 P: 0, RT: 73 L: 59 P: 14, RW : 11 L: 9 P: 2
Modin : 15 L: 8 P: 7, PKK : 16 L: 0 P: 16, KSH : 318 L: 0 P: 318
Jumlah UMKM yang terdata 350 UMKM
Jumlah Pokmas pada tahun 2025 adalah 3 Pokmas
Akses:
Adanya kesamaan pemenuhan kebutuhan mempergunakan sarana prasarana dalam melaksanakan pembangunan di Kelurahan
Partisipasi:
Semua masyarakat baik laki – laki dan perempuan mendapatkan proporsi yang sama.
Kontrol:
Kegiatan ini dapat di kontrol langsung oleh Lurah melalui kasie Pembangunan dan Ketertiban
Manfaat:
Pelaksanaan pembangunan dapat saling berkontribusi baik peran perempuan maupun laki-laki
adanya anggapan bahwa petugas perempuan hanya dapat mendukung dalam tugas administrasi. Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki. • Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan Wonorejo lebih sesuai jika dilaksanakan oleh laki-laki daripada perempuan Terpenuhinya sarana dan prasarana masyarakat di Kelurahan Wonorejo Meningkatkan peran laki – laki dan perempuan dalam penanganan pembangunan sarana prasarana Kelurahan Responsif Gender dilaksanakan dengan beberapa fase
Output:
Dilaksanakannya pembangunan Kelurahan oleh Pokmas
Outcome:
Wilayah pemukiman yang teratur dan sanitasi sehat untuk semua warga masyarakat