Gender Analysis Pathway
Kecamatan Gunung Anyar

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformulasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Meningkatnya kualitas pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga
Sub Kegiatan:
terlaksananya peningkatan kesadaran keluarga dalam membangun kerjasama antar keluarga, warga dan masyarakat
Tujuan Sub Kegiatan:
menjadi ujung tombak pemerintah kota dalam permasalahan skala lingkungan, termasuk pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi masalah stuntin, gizi buruk, kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat. selain itu berperan dalam pendataan dan pelaporan masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, lansia yang membutuhkan bantuan, dan pemantauan lingkungan
Data Umum:
Peraturan Walikota No 15 tahun 2025 tentang Kader Surabaya Hebat (KSH) Jumlah KSH yang ada di Kecamatan Gunung Anyar saat ini adalah : 674 orang Laki : 5 orang Perempuan : 669 orang
Kelurahan Gunung Anyar 206 orang (Laki : 2 orang Perempuan : 204)
Kelurahan Gunung Anyar Tambak 167 orang (Laki : 2 Orang Perempuan : 165 Orang)
Kelurahan Rungkut Menanggal 162 Orang (Laki : 3 Orang Perempuan : 159 orang)
Kelurahan Rungkut Tengah 139 orang (Laki : 3 orang Perempuan : 136 orang)
Akses:
Tidak semua warga masyarakat bersedia menjadi KSH Masih sedikit laki-laki yang bersedia menjadi KSH
Partisipasi:
Tidak semua KSH Aktif berpartisipasi dalam: 1. Melakukan pendataan terhadap warga Daerah melalui aplikasi "Sayang Warga" 2. Kegiatan di bidang kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah kerjanya 3. Kegiatan di bidang kesehatan 4. Kegiatan di bidang pemberdayaa n dan perlindungan keluarga. 5. Kegiatan di bidang lingkungan hidup. 6. kegiatan di bidang kewaspadaan bencana. 7. Kegiatan di bidang komunikasi dan informasi
Kontrol:
Kegiatan ini dapat di kontrol langsung oleh bapak camat melalui kasie kesra dan perekonomian
Manfaat:
KSH dapat mengoptimalkan perannya dalam masyarakat Meningkatnya kualitas pemberdayaan masyarakat Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membangun kerjasama Meningkatnya pelayanan kepada masyarakat dengan peran aktif dari KSH
Kurangnya sosialisasi pada masyarakat Surabaya tentang fungsi dan peran KSH di Kota Kurangnya koordinasi sesama KSH. Kurangn ya monitoring terhadap kinerja dan peran KSH di Masyarakat. Kurangnya minat warga untuk menjadi KSH. Kurangnya informasi tentang fungsi dan peran KSH di Kota Surabaya. Minimnya Pemahaman KSH tentang fungsi, peran dan tugas KSH. Meningkatkan pemahaman KSH tentang fungsi, peran dan tugas untuk memberikan pelayanan bagi warga masyarakat di bidang kesejahteraan masyarakat, kesehatan, pemberdayaa n dan pelindungan keluarga, lingkungan hidup, kewaspadaan bencana, komunikasi dan informasi, serta pendataan warga masyarakat daerah yang responsif Gender. Mengadakan sosialisasi tentang fungsi, peran dan tugas KSH. Mengadakan monitoring tentang fungsi, peran dan tugas KSH setiap bulan. Berkoordinasi dengan OPD terkait. - Pada Tahun 2025 jumlah KSHadalah: 674 Orang L:100rang P: 664Orang -Pada tahun 2025 monitoring KSH dilakukan 2 kali.
Output:
Laporan dibuat setiap kegiatan
Outcome:
Terlaksananya peningkatan kesadaran keluarga dalam membangun n kerjasama antar-keluarga, warga dan masyarakat Impact Meningkatk an partisipasi KSH dalam setiap fungsi, peran dan tugasnya