Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformulasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
kegiatan pemberdayaan masyarakat kelurahan
Sub Kegiatan:
Penanganan masalah sosial ekonomi masyarakat di kelurahan
Tujuan Sub Kegiatan:
kesejahteraan dan ketentraman masyarakat di kel. Putat Jaya |
Data Umum:
Jumlah Penduduk Jumlah penduduk kel. Putat Jaya tahun 2024 = 48.402 jiwa L= 23.925 jiwa P= 23.885 jiwa RT = 115 RW = 15
Jumlah RW tahun 2024
L : 14 orang
P : 1 orang
Jumlah RT tahun 2024
L :
P :
Jumlah kepala keluarga miskin di kel Putat Jaya = 522 KK
Jumlah keluarga miskin KKL (Kepala Keluarga Laki-laki) :
Jumlah keluarga miskin KKP (Kepala Keluarga Perempuan) :
Jumlah UKM di kel. Putat Jaya :
L :
P :
Koramil: Laki-Laki 9, perempuan 0
1. Perkelahian antar anak
2. Pencemaran nama baik
3. Perselingkuhan
4. Penyerobotan Lahan
5. Perselisihan tetangga
6. Kekerasan Rumah tangga
|
Akses:
UKM dapat mengakses pembinaan dari kelurahan.
Partisipasi:
UKM yang membutuhkan pembinaan dapat mengakses pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
UKM dapat mengembangkan usahanya selain mendapatkan pembinaan dari kelurahan.
Manfaat:
Kesenjangan ekonomi dan permasalahan sosial akan berkurang di wilayah kel, Putat Jaya |
1. Belum optimalnya pengawasan dari aparat (kecamatan, polsek, koramil) 2. Permasalahan yang timbul pada masyakat sering tidak terdeteksi, karena merasa malu 3. Sarana dan prasarana yang ada kurang mendukung antara lain : mobil patroli hanya 1 unit 4. Luas wilayah dan kepadatan penduduk yang tidak sepadan dengan jumlah personil | 1. Ketidakpatuhan warga terhadap aturan yang berlaku 2. Kesenjangan ekonomi rentan menimbulkan permasalahan 3. kurangnya kerjasama masyarakat dalam penaganan konflik yang terjadi 4. adanya intervensi pihak lain terkait konflik yang terjadi | Terciptanya ketentraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah Kecamatan Sawahan | 1. Peningkatan peran serta tiga pilar (Polsek, Koramil, dan Pemkot) dalam penanganan konflik 2. Pemantuan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sawahan dengan melakukan patroli gabungan 3 (tiga) pilar 3. Koordinasi dan komunikasi pencegahan konflik dengan RT dan RW 4. Sosialisasi dan Pembinaan Masyrakat dalam Penanggulan Konflik | 1. Penanganan langsung di lokasi kejadian 2. Melaksanakan patroli bersama setiap hari 3. Melaksanakan koordinasi dan komunikasi intens pada RT/RW 4. Memberikan sosialisasi terkait pencegahan konflik masyrakat |
Output:
1. Jumlah laporan konflik yang ditangani 12 laporan 2. Kegiatan patroli pemantuan dilakukan setiap hari
Outcome:
Indikator Sub Kegiatan: Terjaminnya ketentraman dan ketertiban di masyrakat wilayah kecamatan sawahan Indikator Kegiatan: Jumlah laporan konflik yang ditangani sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan 12 laporan Indikator Program: Presentase penganganan konflik perundang-undangan yang dinilai baik oleh masyarakat |