Gender Analysis Pathway
Satuan Polisi Pamong Praja

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju Surabaya Kota Dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
Menciptakan ketertiban, keamanan, kerukunan sosial dan kepastian hukum yang berkeadilan
Program:
Peningkatan ketentraman dan ketertiban umum
Kegiatan:
Penanganan Gangguan Ketentraman dan ketertiban umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pencegahan gangguan ketentraman dan ketertiban umum melalui deteksi dini dan cegah dini, pembinaan dan penyuluhan, pelaksanaan patroli, pengamanan dan pengawalan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
1. Menciptakan kondisi yang tertib, aman dan tentram, bersih dan nyaman dimana masyarakat/warga dapat melakukan aktifitasnya tanpa terganggu 2. Meminimalisir adanya pelanggaran Perda dan Perkada di wilayah Kota Surabaya
Sasaran Sub Kegiatan:
PKL yang berjualan di bahu jalan, PKL yang berjualan di atas saluran air, pedagang asongan, pengamen, pengelap mobil, pesulak, semprot semprot, balap liar, tawuran, bolos sekolah, minum-minuman beralkohol di tempat umum, pengemis, T4 (tempat tinggal tidak tetap)/gelandangana/kehabisan bekal, ODGJ Anjal, tempat usaha belum memiliki TDUP, WRSE, orang yang melakukan asusila di tempat umum, tempat usaha yang menjual minuman beralkohol tanpa SIUB-MB
Dasar Hukum:
1. Perda 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender 2. Perwali Kota Surabaya nomor 43 tahun 2020 tentang pelaksanaan Perda no 4 tahun 2019
Data Umum:
Jumlah anggota Satpol ASN dan Non ASN yaitu : 1495
Jumlah Anggota Satpol PP Laki-laki : 1323 orang (88,49 %)
Jumlah anggota Satpol PP Perempuan : 172 orang (11,50 %)
Jumlah kasus trantibum perbulan kurang lebih : 1845 kasus atau kurang lebih 61 kasus perhari
Objek Vital yang diamankan antara lain : 1. Tunjungan Romansa 2. Alun-alun Surabaya 3. Pantai Batu Kenjeran 4. Balaikota 5. Taman Bungkul 6. Taman Apsari 7. Pasar Rakyat
Akses:
Tidak semua anggota memiliki akses dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan
Partisipasi:
Tidak semua anggota dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan
Kontrol:
Kontrol masih didominasi oleh laki-laki
Manfaat:
Tidak semua anggota Satpol PP merasakan manfaat dari kegiatan yang dilaksanakan
1. Penyelenggara kegiatan sering meminta POLPAR (Polisi Pariwisata) yang jumlahnya hanya 13 orang 2. Penyelenggara kegiatan selalu membatasi jumlah anggota keamanan 3. Semua komandan regu berjenus kelamin laki-laki 4. Masih adanya anggota Satpol yang bolos dan tidak mengikuti kegiatan 1. Anggapan bahwa laki lebih cocok bekerja sebagai anggota Satpol PP 2. Anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan administrasi 3. Keterbatasan sumber daya 4. serangan dari phak eksternal (serangan fisik maupun serangan dunia maya) 1. Menciptakan kondisi yang tertib, aman dan tenteram, bersih dan nyaman dimana masyarakat/warga dapat melakukan aktifitasnya tanpa terganggu 2. Meminimalisir adanya gangguan ketentraman dan ketertiban umum 1. Penertiban dan Pengawasan bagi pelanggar Perda dan Perkada 2. Penertiban, pengawasan, pengendalian Pedagang Kaki Lima 3. Penertiban, pengawasan, pengendalian PMKS 4. Penertiban, pengawasan, pengendalian Yustisi Kependudukan 5. Penertiban, pengawasan, pengendalian kepariwisataan Jumlah laporan kegiatan yang dilaporkan yaitu 12 dokumen
Indikator Aktifitas:
Meningkatnya ketentraman dan ketertiban umum
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase jumlah laporan hasil pelaksanaan kegiatan penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban umum
Indikator Kegiatan:
Persentase penanganan gangguan ketentraman dan ketertiban umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
Outcome Program:
1. Persentase kegiatan pencegahan gangguan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum mencapai 100 % 2. Persentase jumlah laporan kegiatan mencapai 100 %
Impact:
1. Terwujudnya kondisi masyarakat yang lebih aman, tertib dan harmonis. 2.Meningkatnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya rasa tentram dan aman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Achmad Zaini, S.Sos, M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg