Gender Analysis Pathway
Kecamatan Wonocolo

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Dalam mendukung program Pemerintah Kota Surabaya untuk mengantisipasi genangan pada saat turun hujan dengan intensitas tinggi di. tentunya perlu ada kegiatan nyata yang borfokus dalam penyelesaian masalah lingkungan. Salah satunya adalah dengan pembersihan saluran/sungai dengan mengajak semua elemen masyarakat secara berkala dan terus menerus supaya Kota Surabaya tidak terjadi lagi ada beberapa genangan/banjir
Misi:
Kelurahan Siwalankerto dalam hal ini berupaya untuk mengajak seluruh warga masyarakat untuk sadar dalarn pentingnya menjaga lingkungan sekitarnya, maka kami akan mengajak seluruh warga dan berkoordinasi dengan Ketua LPMK, RW dan RT di wilayah Kelurahan Siwalankerto untuk dapat melakukan pengelolaan sampah yang salah satunya bisa menyebabkab genangan karena tersumbat sampah tersebut. Untuk mengantisipasi hal tersebut dengan cara melakukan pemilahan sampah sehingga di wilayah Kelurahan Siwalankerto menjadi Zero Waste (Nol Sampah) sehingga lingkungan jadi bersih dan tidak terjadi lagi ada genangan karena saluran dapat berfungsi dengan normal
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Siwalankerto
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Sasaran Sub Kegiatan:
Pokmas dan Ormas di Kelurahan Siwalankerto
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Nomor 123 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Siwalankerto L: 8.490 P: 8.671 Pelaksana sub kegiatan L: 8.490 P: 8.671
Jumlah RT tahun 2025: L:39 orang P:1 orang Jumlah RW tahun 2025 : L:5 orang P:1 orang
Jumlah : Posyandu Balita : 20 Posyandu Remaja : 1 Posyandu Lansia : 6
Kelompok UKM : 1 PKK: Kartar: KSH : Kelompok Pengajian : 6
Ketua LPMK : 1 LK Ketua RW : 5 LK , 1 PR Ketua RT : 39 LK; 1 PR
Akses:
Kelurahan belum bisa memberikan sarana-prasarana pendukung aktivitas secara maksimal
Partisipasi:
Tidak semua anggota Pokmas/Ormas aktif
Kontrol:
Belum semua Pokmas/Ormas kegiatannya berjalan aktif sehingga kelurahan kurang optimal dalam melakukan pendampingan dan pembinaan
Manfaat:
Pokmas/ormas belum mendapatkan manfaat karena belum tersedianya sarana dan prasarana untuk mengembangkan kegiatan
Belum optimalnya penyerapan anggaran tahun 2025 untuk memenuhi sarana dan prasarana - Tingkat swadaya masyarakat di wilayah kelurahan belum optimal Persepsi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terkesan hanya berupa himbauan atau seruan belum sampai tindakan aktif Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan untuk meningkatkan penghasilan atau mengangkat perekonomian masyarakat 1.Pengadaan sarana dan prasarana kegiatan berupa kursi lipat, speaker portable, computer, printer, LCD, screen projector, meja lipat, kipas angin 2. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga 3. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 4. Pengadaan Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 5. Pengadaan biaya operasional Balai RW 6. Pengadaan biaya operasional Balai RT 7. Pengadaan snack 1.Belum optimalnya penyediaan sarana dan prasarana untuk kegiatan pokmas/ormas 2. Perlunya Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga 3. Perlunya Pengadaan Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 4. Perlunya Pengadaan Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan 5. Perlunya Pengadaan biaya operasional Balai RW 6. Perlunya Pengadaan biaya operasional Balai RT 7. Perlunya snack untuk menunjang kegiatan organisasi
Indikator Aktifitas:
-Tersedianya sarana dan prasarana untuk kegiatan administrasi dan pengembangan organisasi -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan - Tersedianya Pengadaan biaya operasional Balai RW - Tersedianya Pengadaan biaya operasional Balai RT - Tersedianya snack untuk menunjang kegiatan organisasi
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan
Indikator Kegiatan:
-Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya -Jumlah Kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi
Outcome Program:
- Persentase Kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi - Persentase Potensi Usaha yang difasilitasi
Impact:
Para pelaku UMKM mendapatkan manfaat karena sudah tersedianya sarana dan prasarana untuk mengembangkan kegiatannya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Muslich Hariadi S.Sos
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Wonocolo
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg