| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong royong Menuju kota Dunia Maju Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Mewujudkan perekonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal, kondusifitas iklim investasi, penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubungperdagngan dan jasa antar pulau serta internasional
Program:
PEMBERDAYAAN DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Ketintang
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Meningkatkan kepuasan masyrakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum |
Dasar Hukum:
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amanah dalam Peraturan Walikota Surabaya Nomor 94 Tahun 2021 tentang Kedudukan,Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan Kota Surabaya.
Data Umum:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Jumlah Penduduk Kelurahan Ketintang :
13.919 Data DKB Semester I Tahun 2025
Lakilaki : 6.704
Perempuan : 7.215
Jumlah Kader Surabaya Hebat Kelurahan Ketintang : 100
Lakilaki : 0
Perempuan : 100
Jumlah Keluarga Miskin : 202 Jiwa
Lakilaki : 83 Jiwa
Perempuan : 119 Jiwa
Jumlah UMKM : 37 UMKM
Jumlah Ormas :
Lakilaki : 15Jiwa
Perempuan : 20 Jiwa
|
Akses:
Pokmas/ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi dapat aktif dalam pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin, pendampingan balita stunting, pendampingan dan pemberdayaan UMKM |
Belum optimalnya program kegiatan padat karya | Pelaksanaan Padat karya pada warga gamis yang memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pengembangan kegiatan padat karya. Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan | Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan program padat karya bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja | a.Penyediaan Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan masyarakat Kelurahan b.Pelatihan Padat Karya (pengolahan makanan dan packaging) c.Penyediaan sarana dan prasarana pojok UMKM padat karya di Kelurahan Ketintang d.Optimalisasi jasa pelayanan RT dan RW kepada masyarakat melalui pelayanan sayang warga di Balai RW | a.Kondisi masyarakat kelurahan Ketintang kurang optimal untuk program Padat Karya, dalam hal ini warga memiliki kendala kurang pengalaman dan kemauan bekerja b.Belum maksimal mengadakan pelatihan olahan makanan dan packing. c.Adanya pojok UMKM padat karya di Kantor Kelurahan Ketintang d.Pemberdayan masyarakat melalui pelayanan RT , RW dan UMKM dan melakukan padat karya pada gamis Rencana aksi yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. e.Padat karya untuk GAMIS dan warga yang membutuhkan di Kelurahan Ketintang f.Pendapingan UMKM |
Indikator Aktifitas:
a. Diharapkan dengan pelatihan padat karya di Kelurahan Ketintang memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming lain yang relevan. b. Terlaksananya pelatihan olahan makanan dan packaging sebanyak 2 kali dalam 1 tahun c. Terlaksananya pembangunan pojok UMKM sebagai upaya padat karya tahap 1 berupa penampilan produk dan penjual produk UMKM d. Pendampingan UMKM
Indikator Sub Kegiatan:
Nilai Kepuasan Masyarakat Kelurahan dalam rangka kegiatan pemberdayaan masyarakat
Indikator Kegiatan:
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum
Outcome Program:
Kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi padat karya dan pemberdayaan dan pendampingan UMKM
Impact:
meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Gayungan Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Agus Tjahyono S.STP, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |