Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tenggilis Mejoyo

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Transformasi Surabaya menuju Kota Dunia yang maju, humanis dan dan berkelanjutan
Misi:
Mempercepat Transformasi Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Panjang Jiwo
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik yang Efektif dan Inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Meningkatnya Inovasi Unggulan berbasis wilayah dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan
Dasar Hukum:
A. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 67 Tahun 2011 tentang Perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri No. 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Daerah; B. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengawasan Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender untuk Pemerintah Daerah; C. Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender; D. Perwali No. 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda No 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender.
Data Umum:
Pelaksana sub kegiatan : Jumlah RT Tahun 2026 : 43 Orang L : 36 P : 7 Jumlah RW Tahun 2026 : 8 Orang L : 8 P : 0 Jumlah LPMK Tahun 2026 : 1 Orang L : 1 P : 0 Jumlah KSH (Kader Surabaya Hebat) : 119 Orang L : 1 P : 118 Jumlah Penduduk Kelurahan 14.194 L: 7.064 P: 7.1
-
-
-
-
Akses:
Adanya kesamaan akses dalam menikmati sarana dan prasarana di Wilayah Kelurahan Panjang Jiwo
Partisipasi:
Dalam hal berkegiatan di RT dan RW, laki-laki lebih banyak jumlahnya dibandingkan perempuan
Kontrol:
Masyarakat baik laki-laki atau perempuan hadir atas kehendak sendiri
Manfaat:
Kegiatan RT/RW banyak diterima manfaatnya oleh laki-laki
Kurangnya pemahaman SDM Kelurahan terhadap Kesetaraan gender - Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki - Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki - Masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari. • Terpenuhinya sarana dan prasarana Masyarakat di Kelurahan Panjang Jiwo yang responsif gender • Meningkatkan kapasitas Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan pemenuhan kebutuhan operasional (sarana dan prasarana) 1. Megaphone 2. LCD Projector 3. Printer Inkjet Multifungsi, up to A4 4. Screen Projector 5. Pemasangan CCTV untuk Masyarakat 6. Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) 7. Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga (RT) 8. Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 9. Biaya Operasional Balai RW dan RT 1. Belum adanya Megaphone 2. Belum adanya LCD Projector 3. Sudah tersedia Printer Inkjet Multifungsi, up to A4 tetapi masih kurang 4. Belum adanya Screen Projector 5. Sudah tersedia Pemasangan CCTV untuk Masyarakat tetapi masih kurang 6. Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) 1 orang x 12 bulan 7. Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga (RT) 43 orang x 12 bulan 8. Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 8 orang x 12 bulan 9. Tersedianya Biaya Operasional Balai RW&RT
Indikator Aktifitas:
Kepuasan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan terhadap fasilitas Balai RW serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan seluruh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat
Indikator Kegiatan:
1. Megaphone 8 Buah 2. LCD Projector 8 Buah 3. Printer Inkjet Multifungsi, up to A4 8 Unit 4. Screen Projector 9 Unit 5. Pemasangan CCTV untuk Masyarakat 12 Paket 6. Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) 1 orang x 12 bulan 7. Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga (RT) 43 orang x 12 bulan 8. Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) 8 orang x 12 bulan 9. Biaya Operasional Balai RW 7 RW x 12 bulan) 10. Biaya Operasional Balai RT (4 RT x 12 Bulan
Outcome Program:
Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat Kepuasan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan terhadap fasilitas Balai RW serta untuk meningkatkan kualitas pelayanan seluruh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan.
Impact:
-
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Wawan Windarto, S.Sos, MM
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Tenggilis Mejoyo
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg