| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Transformasi Surabaya Menuju Kota Dunia Yang Maju, Humanis, Dan Berkelanjutan
Misi:
Mengakselerasi Transformasi Pengembangan Sektor Ekonomi Unggulan
Program:
Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner
Kegiatan:
Penerapan dan Pengawasaan Persyaratan Teknis Kesehatan Masyarakat Veteriner
Sub Kegiatan:
Pengawasan Unit Usaha Produk Hewan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Pelaksanaan pengawasan unit usaha produk hewan terhadap penerpan cara yang baik
Sasaran Sub Kegiatan:
Petani/Peternak , Pelaku Usaha Mikro |
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Nomor 50 Tahun 2025 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya
Data Umum:
Jumlah pembudidaya ternak yang mengikuti pelatihan budidaya peternakan dan Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan
Laporan Kegiatan Pelatihan Budidaya Ternak Sapi Potong, Kambing, dan Ayam
Laporan Pembekalan Gamis yang Mendapatkan Intervensi Budidaya Ayam Pedaging
Laporan Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan
-
|
Akses:
Peserta kegiatan mendapatkan akses berdasarkan usulan Kelurahan dan Kecamatan ke DKPP
Partisipasi:
Proporsi yang mengikuti pelaksanaan pelatihan dan pendampingan budidaya peternakan lebih banyak laki-laki (75.32%) daripada perempuan (24.67%)
Kontrol:
Pejabat pengampu kegiatan - Eselon II P: 1 orang - Eselon III L: 1 orang
Manfaat:
Masyarakat mendapatkan pengetahuan budidaya peternakan untuk meningkatkan pendapatan mereka |
1. Dinas tidak bisa menyelenggarakan kegiatan pelatihan secara optimal karena menyeseuaikan ketersediaan anggaran 2. Isu gender belum menjadi dasar untuk menentukan pemilihan Pejabat Pengampu Pelaksana Pelatihan Budidaya Ternak 3. Belum adanya mekanisme pelatihan yang mengatur partisipasi dan manfaat yang bisa diambil secara adil antara laki-laki dan perempuan 4. Belum ada tahapan evaluasi pasca pelatihan terkait perekembangan Pemberdayaan Masyarakat | - Adanya anggapan di masyarakat bahwa untuk menjadi peternak lebih sesuai dilaksanakan oleh laki-laki karena dianggap pekerjaan berat dan kotor - Adanya anggapan di masyarakat tentang pencari nafkah utama didominasi laki-laki | - Meningkatkan peran DKPP sebagai PD yang dapat meningkatkan wawasan penganekaragaman konsumsi pangan - Penyusunan Laporan Sub Kegiatan Pengawasan Unit Usaha Produk Hewan terdiri dari: 1. Laporan Kegiatan Pelatihan Budidaya Ternak Sapi Potong, Kambing, dan Ayam 2. Laporan Pembekalan Gamis yang Mendapatkan Intervensi Budidaya Ayam Pedaging 3. Laporan Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan | 1. Kegiatan pelatihan budidaya Budidaya Ternak Sapi Potong, Kambing, dan Ayam untuk masyarakat Kecamatan dan Kelurahan 2. Kegiatan pelatihan Pembekalan Gamis yang Mendapatkan Intervensi Budidaya Ayam Pedaging untuk pemberdayaan masyarakat dalam program padat karya 3. Melakukan Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan - Penyediaan biaya transport bagi peserta pelatihan - Penyediaan Makan PNS dan/atau Non PNS | 1. Pelatihan Budidaya Ternak Sapi Potong, Kambing, dan Ayam pada tahun 2024 diikuti lebih banyak perempuan (60%) daripada laki-laki (40%) dengan Narasumber dari bidang peternakan 2. Pembekalan Gamis yang Mendapatkan Intervensi Budidaya Ayam Pedaging pada tahun 2024 diikuti lebih banyak laki-laki (66.67%) daripada perempuan (33.33%) dengan Narasumber dari bidang peternakan 3. Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan pada tahun 2025 lebih banyak laki-laki (100%) daripada perempuan (0%) dengan petugas pengawasan dan pendampingan dari bidang peternakan |
Indikator Aktifitas:
1. Terwujudnya Pelatihan Budidaya Ternak Sapi Potong, Kambing, dan Ayam sejumlah 1 kali untuk Masyarakat di Kecamatan dan Kelurahan yang diikuti 25 orang 2. Terwujudnya Pembekalan Gamis yang Mendapatkan Intervensi Budidaya Ayam Pedaging sejumlah 1 kali untuk pemberdayaan masyarakat dalam program padat karya di Kecamatan dan Kelurahan yang diikuti 12 orang 3. Terwujud Pengawasan dan Pendampingan unit usaha produk hewan sejumlah 40 unit usaha
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah unit usaha produk hewan yang diawasi terhadap penerapan cara yang baik (45 unit Usaha)
Indikator Kegiatan:
Jumlah pelaksanaan pendampingan unit usaha dan produk asal hewan (45 unit usaha)
Outcome Program:
Jumlah pembudidaya ternak yang berproduksi konsisten dengan hasil layak dipasarkan (8 kelompok)
Impact:
Meningkatnya jumlah unit usaha produk hewan yang diawasi terhadap penerapan cara yang baik |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Ir. Antiek Sugiharti, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |