| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Menciptakan Ketertiban, Keamanan, Kerukunan Sosial dan Kepastian Hukum yang Berkeadilan
Program:
Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum
Kegiatan:
Penanganan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum dalam 1 (satu) daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Penyediaan Layanan dasar dalam rangka dampak Penegakkan Perda & Perkada
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
1. Meningkatnya pengetahuan masyarakat yang terkena maupun yang belum terkena dampak penegakkan Perda dan Perkada 2.Meningkatkan pengetahuan, kapasitas serta keaktifan Siswa/I PAUD/ TK, SD, SMP, SMA/SMK sederajat Negeri dan Swasta dalam meminimalisir pelanggaran trantibum tingkat pelajar
Sasaran Sub Kegiatan:
1. Masyarakat yang terkena dampak penegakkan Perda & Perkada 2. Siswa PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK Sederajat Negeri dan Swasta |
Dasar Hukum:
1. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perempuan dan Perlindungan Anak 2. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat 3. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang PUG
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kota Surabaya : 3.017.382 jiwa L : 1.494.317 jiwa (49,5%) P : 1.523.065 jiwa (50,5%)
Jumlah Sekolah yang akan mendapatkan layanan Satpol PP Goes to School tahun 2026 yaitu :
64 sekolah
Rincian Sekolah terdiri dari :
PAUD : 31
SD,SMP. SMA : 33
Duta Trantibum masing-masing sekolah : 3 orang
Satpol PP menyerahkan kepada pihak sekolah untuk menentukan sendiri anak murid yang akan menjadi
Duta Trantibum
|
Akses:
1. Belum semua masyarakat memiliki akses terhadap layanan dampak penegakkan Perda dan Perkada 2. Belum semua sekolah terjangkau layanan Satpol Goes to School
Partisipasi:
1. Belum semua masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan layanan Dampak Perda & Perkada 2. Belum semua sekolah dapat berpartisipasi dalam kegiatan Satpol Goes to School
Kontrol:
Kurangnya pengawasan dan penegakan Hukum terhadap pelanggar Perda & Perkada
Manfaat:
Kurangnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat yang belum terjangkau layanan dampak Perda |
- Informasi Sosialisasi disebarkan melalui medsos dan e-surat - Kekurangan personil Anggota Satpol - Resistensi terhadap perubahan - Keterbatasan waktu dan tenaga/anggota Satpol PP - Kurangnya personil sehingga tidak semua wilayah dapat terjangkau sosialisasi dan layanan Satpol Goes to School - kurangnya personil sehingga tidak semua masyarakat dapat merasakan manfaat dari Layanan sosialisasi dampak Perda maupun layanan Satpol Goes To School | - Tidak semua masyarakat memiliki HP android - Tidak semua sekolah proaktif meminta layanan Satpol Goes to school - Menganggap bahwa kegiatan sosialisasi tidak penting - Kesibukan setiap sekolah berbeda - Pola pikir masyarakat yang masih suka melakukan pelanggaran Perda - Tidak tahu ataupun tahu tetapi apatis terhadap kegiatan sosialisasi dampak Perda | - Memberikan pelayanan dasar terhadap warga negara di sekitar lokasi penegakkan Perda/Perkada yang berpotensi terkena dampak penegakkan Perda/Perkada - Sosialisasi dan edukasi melalui Layanan satpol Goes To School/Duta Trantibum | 1.Sosialisasi Dampak Penegakkan Perda/Perkada kepada warga di sekitar lokasi Penegakkkan Perda/ Perkada 2. Kegiatan Satpol PP Goes To School 3. Roadshow Duta Trantibum 4.Awarding Duta Trantibum | Capaian Tahun 2025 : 1. Capaian Sosialisasi dampak Penegakan Perda/Perkada sebanyak 12 laporan 2. Jumlah Sekolah yang sesuai jadwal yaitu 28 sekolah 3. Jumlah sekolah yang mengajukan sendiri sebanyak : 5 sekolah Total : 33 sekolah |
Indikator Aktifitas:
Jumlah Laporan Penyediaan Layanan Dampak Penegakan Perda dan Perkada yang Terlayani.
Indikator Sub Kegiatan:
- Jumlah layanan dampak penegakan perda/perkada - Persentase masyarakat yang terlayani akibat dampak penegakan Perda/Perkada - Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan
Indikator Kegiatan:
Persentase gangguan trantibum yang diselesaikan, kecepatan respon (response time), jumlah pelanggaran Perda/Perkada yang ditindak, serta efektivitas patroli dan pengawasan
Outcome Program:
Terwujudnya suasana kehidupan yang tentram, tertib, dan rukun, dengan indikator utama berupa penurunan jumlah gangguan trantibum dan peningkatan persentase gangguan yang berhasil diselesaikan.
Impact:
1. Dampak terhadap Warga Terdampak - Pemulihan Kerugian moril - Pertolongan Kesehatan - Perlindungan Hak Asasi: 2. Dampak terhadap Ketertiban dan Ketentraman Umum - Terwujudnya Tertib Lingkungan - Penanganan Gangguan yang Manusiawi 3. Dampak terhadap anak-anak yang menerima layanan Satpol Goes to School : - Meminimalisir jumlah kenakalan/kejahatan anak-anak usia sekolah |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Achmad Zaini, S.Sos, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |