| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya
Program:
Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB)
Kegiatan:
Pemberdayaan dan Peningkatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Pelayanan dan Pembinaan Kesertaan Ber-KB
Sub Kegiatan:
Fasilitasi Pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi Keluarga Beresiko Stunting melalui optimalisasi berbagai sumber daya dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting di tingkat kelurahan
Sasaran Sub Kegiatan:
Tim Pendamping Keluarga dan Keluarga Resiko Stunting |
Dasar Hukum:
Dasar Hukum Peraturan Walikota Nomor 47 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 77 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya
Data Umum:
Dashat adalah program pemberdayaan masyarakat untuk mempercepat pencegahan/penurunan stunting melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan pengelolaan makanan bergizi
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di 3 Kecamatan yaitu : Mulyorejo, Kenjeran, dan Benowo
Kegiatan Dashat difokuskan kepada Keluarga Resiko Stunting sebagai langkah pencegahan terjadinya kasus stunting baru
Kegiatan Dashat dilaksanakan dalam 2 termin. Termin pertama pada bulan April - Juni dan termin kedua pada bulan Juli - September
Jumlah sasaran pada kegiata Dashat yaitu 20 orang/Kecamatan/termin
|
Akses:
Masyarakat yang berhak menjadi sasaran ditentukan melalui berbagai pertimbangan seperti katgegori Keluarga Beresiko Stunting dan ibu pasca persalinan
Partisipasi:
Tim Pendamping Keluarga dan UMKM turut berkontribusi dalam pelaksanaan program Dashat di Kecamatan
Kontrol:
Dilakukan kontrol kualitas makanan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti keracunan yang bekerja sama dengan organisasi profesi ataupun dinas terkait
Manfaat:
Program Dashat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi serta memberikan pelatihan pengolahan pangan sehat yang memiliki manfaat agar masyarakat dapat terhindar dari Stunting |
Keterbatasan anggaran membuat program Dashat tidak dapat dirasakan masyarakat luas | Keterbatasan ekonomi keluarga dapat menjadikan pelatihan pengolahan pangan yang sehat dan bergizi tidak dapat dipraktikan secara berkelanjutan | Meningkatkan peran Kecamatan, Dinas terkait, Tim Pendampinga Keluarga, dan UMKM agar kegiatan dapat berjalan dengan optimal | Melakukan koordinasi dengan Kecamatan, Dinas terkait, Tim Pendampingan Keluarga, dan UMKM terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam kegiatan DASHAT | Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di 3 Kecamatan yaitu : Mulyorejo, Kenjeran, dan Benowo |
Indikator Aktifitas:
Pelaksanaan kegiatan DASHAT dengan sasaran 20 orang/Kecamatan/termin dengan di Kecamatan Mulyorejo, Kenjeran, dan Benowo
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah DASHAT di Kampung KB 3 unit
Indikator Kegiatan:
Persentase Kampung Keluarga Berkualitas yang Mandiri 98,69 %
Outcome Program:
- Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need) 14.50 % -Persentase Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) 20.0 %
Impact:
Pencegahan/menurunnya kasus Stunting melalui keterampilan yang dimiliki keluarga dalam mengolah pangan menjadi makanan yang sehat dan bergizi |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Dra. Ida Widayati., MMNIP. 196809081996022002
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |