Gender Analysis Pathway
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dankebutuhan dasar lainnya
Program:
Program Pengendalian Penduduk
Kegiatan:
Pemaduan dan Sinkronisasi Kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam rangka Pengendalian Kuantitas Penduduk
Sub Kegiatan:
Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/MI dan SLTP/MTS, serta Jalur Nonformal dan Informal
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Tujuan pelaksanaan kegiatan Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/MI dan SLTP/MTS, Jalur Nonformal dan Informal yaitu membentuk sekolah siaga kependudukan.
Sasaran Sub Kegiatan:
Lembaga Sekolah Formal, Nonformal dan Informal
Dasar Hukum:
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga - Peraturan Walikota Surabaya Nomor 47 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Data Umum:
Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/MI dan SLTP/MTS, serta Jalur Nonformal dan Informal
Sasaran Tahun 2026 setingkat SD/MI
Pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan
Tujuan utama : Menanamkan Pemahaman tentang isu kependudukan, kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga serta membentuk perilaku adaptif terhadap dinamika kependudukan bagi generasi muda
Target : Menciptakan Generasi Berencana (Genre) yang berwawan kependudukan untuk menyongsong Generasi Emas 2045
Akses:
Sekolah Siaga Kependudukan pada Satuan Pendidikan Jalur Formal dan Non Formal mudah di akses
Partisipasi:
Semua satuan Pendidikan Jalur Formal dan Non Formal dapat berpartisipasi dalam pembentukan Sekolah SIaga Kependudukan
Kontrol:
Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) memiliki kontrol utama pada integrasi materi kependudukan ke dalam kurikulum pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler dan budaya sekolah
Manfaat:
Manfaat Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah menigkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan siswa terkait isu kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga berkualitas
Keterbatasan Petugas monitoring pelaksanaan SSK Peserta tidak paham sepenuhnya tentang sekolah siaga kependudukan Berfokus pada penguatan pendidikan kependudukan kedalam kurikulum formal untuk membentuk generasi muda yang sadar kependudukan dan berencana guna mencapai Generasi Emas 2045 Panduan Operasional yang di integrasikan ke dalam kurikuli, kegiatan kesiswaan dan pojok kependudukan untuk menanamkan wawasan kependudukan pada warga sekolah Sasaran Tahun 2023 - 2025 setingakt SMP / MTs Target Tahun 2023 : 75 sekolah, Tahun 2024 : 80 Sekolah, Tahun 2025 : 85 Sekolah
Indikator Aktifitas:
Pelaksanaan Program Pengendalian Penduduk
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Formal di Satuan Pendidikan Jenjang SD/MI dan SLTP/MTS, serta Jalur Nonformal dan Informal
Indikator Kegiatan:
Tolak ukur keberhasilan dalam menanamkan pemahaman kependudukan, kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga di satuan pendidikan
Outcome Program:
Penurunan laju pertumbuhan penduduk, penurunan angka kelahiran (TFR) serta peningkatan kesejahteranaan keluarga dan kesehatan ibu dan anak
Impact:
- Peningkatan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan - Peningkatan Kesehatan Reproduksi - Pertumbuhan Ekonomi lebih stabil - Pemberdayaan Perempuan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Dra. Ida Widayati., MM
NIP. 196809081996022002
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg