Gender Analysis Pathway
RSUD Bhakti Dharma Husada

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Transformasi Surabaya Menuju Kota Dunia Yang Maju, Humanis, Dan Berkelanjutan
Misi:
Misi 2 : Mempercepat Transformasi Penciptaan SDM Unggul dan Berkarakter Misi 3 : Mempercepat Transformasi Pelayanan Publik dan Reformasi BirokrasI
Program:
PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
Kegiatan:
Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengadaan Alat Kesehatan/Alat Penunjang Medik Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat
Sasaran Sub Kegiatan:
1. Pasien dan Pengunjung RS 2. Pegawai RS
Dasar Hukum:
UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Data Umum:
1. Data Pasien IRJA : L = 122.261 P = 159.556 2. Data Pasien IRNA : L = 7.539 P = 8.824 3. Data Pasien IGD : L = 23.594 P = 28.507 4. Data Jumlah SDM : L = 354 P = 473
10 besar penyakit IRJA 1. Essential (primary) hypertension : L=10159 P=16944 2. Non-insulin-dependent diabetes mellitus with neurological complications : L=6479 P=9625 3. Hyperlipidemia, unspecified: L=6024 P=10443 4. Dyspepsia : L=3567 P=8676 5. Sequelae of cerebral infarction : L=5861 P=5209 6. End-stage renal disease : L=5167 P=5607 7. Hypertensive heart disease without (congestive) heart failure : L=3659 P=6182 8. Low back pain : L=2568 P=6387 9. Primary gonarthrosis, bilateral : L=1773 P=7439 10. Hyperuricaemia without signs of inflammatory arthritis and tophaceous disease : L=4137 P=4132
10 besar penyakit IRNA 1. Essential (primary) hypertension : L=740 P=1037 2. Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complications : L=659 P=916 3. Anaemia, unspecified : L=493 P=779 4. Cerebral infarction due to thrombosis of cerebral arteries : L=472 P=455 5. Dengue haemorrhagic fever : L=350 P=280 6. Gastroenteritis and colitis of unspecified origin: L=330 P=398 7. Urinary tract infection, site not specified : L=173 P=471 8. Unspecified renal failure : L=345 P=344 9. Calculus of kidney : L=252 P=338 10. Encephalopathy, unspecified : L=246 P=356
10 besar penyakit IGD 1. Fever, unspecified : L=3913 P=3750 2. Nausea and vomiting : L=2248 P=3461 3. Other and unspecified abdominal pain : L=1623 P=2997 4. Dyspepsia : L=1205 P=2233 5. Other acute upper respiratory infections of multiple sites : L=1264 P=1294 6. Gastroenteritis and colitis of unspecified origin : L=1307 P=1617 7. Asthma, unspecified : L=846 P=1087 8. Volume depletion : L=1131 P=1233 9. Essential (primary) hypertension : L=903 P=1334 10. Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complications : L=744 P=1010
-
Akses:
1. Ketersediaan beberapa alat kesehatan yang hanya bisa diakses oleh masyarakat di fasilitas kesehatan tingkat lanjut 2. Rendahnya kunjungan pasien laki-laki akibat faktor budaya berpotensi menunda akses layanan kesehatan 3. Lonjakan jumlah kunjungan pasien meningkatkan kebutuhan alat dari sisi kuantitas dan kualitas
Partisipasi:
Partisipasi tenaga kesehatan dan unit pelayanan telah berjalan dalam pengusulan kebutuhan alkes berdasarkan fungsi ruang dan standar pelayanan
Kontrol:
1. Kontrol upaya kesehatan preventif dan promotif di masyarakat belum optimal terutama pada laki-laki 2. Pengambilan keputusan pengadaan alkes telah sepenuhnya berbasis data terpilah penyakit dan rencana pengembangan RS
Manfaat:
Pasien memperoleh pelayanan Kesehatan dengan fasilitas pelayanan Kesehatan yang lengkap dan sesuai dengan assemen terapi
1. Frekuensi penggunaan alat kesehatan/ alat penunjang medik secara terus menerus yang mempengaruhi umur dan kinerja alat tersebut 2. Jumlah kunjungan pasien yang semakin banyak membutuhkan ketersediaan alat dalam segi kualitas dan kuantitas 1. Perkembangan ilmu kedokteran yang demakin maju membutuhkan penyediaan alat kesehatan/ alat penunjang medik 2. Sparepart alat Kesehatan/ alat penunjang medik banyak yamg discontinue atau rusak sehingga membutuhkan upgrade alat 3. Adanya budaya di masyarakat bahwa laki-laki adalah sosok tangguh dan pemimpin yang tidak boleh sakit sehingga laki-laki tingkat kemauan untuk berobat ke RS lebih rendah daripada perempuan Memenuhi jumlah alat kesehatan/ alat penunjang medik RS yang responsif gender dalam upaya kuratif dan rehabilitatif sehingga upaya kesehatan perorangan terpenuhi Pemenuhan pengadaan alat kesehatan/alat penunjang medik yang meliputi : 1. Alat Kedokteran Umum 2. Alat Kedokteran Bedah 3. Alat Kedokteran ICU 4. Alat kedokteran Laboratorium Patologi Klinik 5. Alat kedokteran Pendukung Endoscopy 6. Alat Kesehatan Pendukung Keperawatan 1. Data Pasien IRJA : L = 122.261 P = 159.556 2. Data Pasien IRNA : L = 7.539 P = 8.824 3. Data Pasien IGD : L = 23.594 P = 28.507 4. Data Jumlah SDM : L = 354 P = 473 10 besar penyakit IRJA 1. Essential (primary) hypertension : L=10159 P=16944 2. Non-insulin-dependent diabetes mellitus with neurological complications : L=6479 P=9625 3. Hyperlipidemia, unspecified: L=6024 P=10443 4. Dyspepsia : L=3567 P=8676 5. Sequelae of cerebral infarction : L=5861 P=5209 6. End-stage renal disease : L=5167 P=5607 7. Hypertensive heart disease without (congestive) heart failure : L=3659 P=6182 8. Low back pain : L=2568 P=6387 9. Primary gonarthrosis, bilateral : L=1773 P=7439 10. Hyperuricaemia without signs of inflammatory arthritis and tophaceous disease : L=4137 P=4132 10 besar penyakit IRNA 1. Essential (primary) hypertension : L=740 P=1037 2. Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complications : L=659 P=916 3. Anaemia, unspecified : L=493 P=779 4. Cerebral infarction due to thrombosis of cerebral arteries : L=472 P=455 5. Dengue haemorrhagic fever : L=350 P=280 6. Gastroenteritis and colitis of unspecified origin: L=330 P=398 7. Urinary tract infection, site not specified : L=173 P=471 8. Unspecified renal failure : L=345 P=344 9. Calculus of kidney : L=252 P=338 10. Encephalopathy, unspecified : L=246 P=356 10 besar penyakit IGD 1. Fever, unspecified : L=3913 P=3750 2. Nausea and vomiting : L=2248 P=3461 3. Other and unspecified abdominal pain : L=1623 P=2997 4. Dyspepsia : L=1205 P=2233 5. Other acute upper respiratory infections of multiple sites : L=1264 P=1294 6. Gastroenteritis and colitis of unspecified origin : L=1307 P=1617 7. Asthma, unspecified : L=846 P=1087 8. Volume depletion : L=1131 P=1233 9. Essential (primary) hypertension : L=903 P=1334 10. Non-insulin-dependent diabetes mellitus without complications : L=744 P=1010
Indikator Aktifitas:
Memenuhi pengadaan alat kesehatan/alat penunjang medik yang responsif gender
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah alat kesehatan/alat penunjang medik fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan sejumlah 19 unit
Indikator Kegiatan:
Persentase Pemenuhan Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Sarana Prasarana Rumah Sakit
Outcome Program:
Meningkatnya Persentase ketersediaan sarana dan prasarana RSUD Bhakti Dharma Husada sesuai dengan kelas rumah sakit
Impact:
Tersedianya sarana dan prasarana RSUD Bhakti Dharma Husada sesuai dengan kelas rumah sakit yang berkualitas
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg dr. Arif Setiawan, M.Kes
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala RSUD Bhakti Dharma Husada
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg