| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan.
Misi:
Mewujudkan perekonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal, kondusifitas iklim investasi, penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional.
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Kapasmadya Baru
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan
Sasaran Sub Kegiatan:
Warga Kelurahan Kapasmadya Baru |
Dasar Hukum:
a. Peraturan Walikota Surabaya nomor 94 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan Kota Surabaya bahwa pada pasal 17 disebutkan salah satu tugas dan fungsi dari Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian adalah melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan; b. Peraturan Walikota Surabaya nomor 70 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan; c. Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender.
Data Umum:
Data Pembuka Wawasan
Jumlah Penduduk
L : 20.617 jiwa
P : 19.930 jiwa
Jumlah RT:
L : 89 orang
P : 3 orang
Jumlah RW:
L : 8 orang
P : 0 orang
Jumlah KK 12.990 KK
|
Akses:
Semua kegiatan RT dan RW dapat diakses oleh laki-laki dan perempuan.
Partisipasi:
Dalam pelaksanaan kegiatan RT dan RW, jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan.
Kontrol:
Masyarakat yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan hadir atas kemauan sendiri.
Manfaat:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan. |
Keterbatasan pemahaman SDM Kelurahan Kapasmadya Baru terhadap kesetaraan gender | Adanya anggapan dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana masyarakat Kelurahan Kapasmadya Baru lebih sesuai bila dilaksanakan oleh laki-laki yang dianggap lebih mampu melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. | Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kapasmadya Baru yang responsif gender | 1. Biaya Operasional Ketua LPMK, RW, dan RT 2. Biaya Operasional Balai RW dan RT 3. Snack 4. Pengadaan Pemanfaatan Pekarangan 5. Kursi Susun 6. Laptop 7. LCD Projector 2000 Lumens 8. Screen Projector 9. Printer Inkjet Multifungsi, up to A4 10. Kamera Digital SLR 11. Pemasangan CCTV untuk Masyarakat | Pelaksana sub kegiatan Jumlah RT tahun 2025: L : 89 orang P : 3 orang Jumlah RT tahun 2026: L : 89 orang P : 3 orang Jumlah RW tahun 2025: L : 8 orang P : 0 orang Jumlah RW tahun 2026: L : 8 orang P : 0 orang Jumlah Penduduk Kelurahan Kapasmadya Baru L : 20.617 jiwa P : 19.930 jiwa |
Indikator Aktifitas:
1. Biaya Operasional Ketua LPMK, RW, dan RT 2. Biaya Operasional Balai RW dan RT 3. Snack 4. Pengadaan Pemanfaatan Pekarangan 5. Kursi Susun 6. Laptop 7. LCD Projector 2000 Lumens 8. Screen Projector 9. Printer Inkjet Multifungsi, up to A4 10. Kamera Digital SLR 11. Pemasangan CCTV untuk Masyarakat
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun
Indikator Kegiatan:
Meningkatkan keamanan Wilayah serta Memberdayakan masyarakat berbasis produktif
Outcome Program:
1. Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya 2. Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi
Impact:
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan adalah : a. Mengetahui realisasi dan capaian pelaksanaan kegiatan secara berkala per bulan, identifikasi permasalahan dan rekomendasi solusi terhadap pelaksanaan kegiatan sebagai dasar untuk percepatan pelaksanaan kegiatan pada tahun berkenaan agar dapat selesai tepat waktu.; dan b. Aplikasi e-Budgeting, e-project, e-planning, e-Delivery sebagai sistem pendukung pelaksanaan kegiatan untuk memudahkan dalam melaksanakan anggaran dan monitoring pelaksanaan anggaran tersebut |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Yudi Eko Handono S.IP, M.IPNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |