| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Transformasi Surabaya Menuju Kota Dunia Yang Maju, Humanis, Dan Berkelanjutan
Misi:
Misi 5 Harmonisasi Sosial Masyarakat Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial
Program:
1.06.04 Program Rehabilitasi Sosial
Kegiatan:
1.06.04.2.02 Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya Bukan Korban HIV/AIDS dan NAPZA di Luar Panti Sosial.
Sub Kegiatan:
Sub Kegiatan 1.06.04.2.02.0005 Penyediaan Alat Bantu
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatnya Kesejahteraan Sosial Masyarakat
Sasaran Sub Kegiatan:
Menurunnya Jumlah PSKS |
Dasar Hukum:
1. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. 2. Perwali Nomor 09 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Bagi Disabilitas di Kota Surabaya. 3. Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 53 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Nomor 75 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Sosial Kota Surabaya.
Data Umum:
• Jumlah Penerima Albandis : L : 222 Orang (40,59%) P : 325 Orang (59,41%)
Dari jumlah tersebut terdapat Jenis alat bantu :
1. Kaki Palsu
2. Tangan Palsu
3. Alat Bantu Dengar
4. Sepatu Besi
5. Kursi Roda
6. Walker
7. Stroller
8. Kruk
9. Tongkat Adaptif
10. Alat Bantu Jalan
Jumlah Albandis yang tersalurkan di tahun 2025 :
1. Kaki Palsu : 9
2. Tangan Palsu : 1
3. Alat Bantu Dengar : 24
4. Sepatu Besi : 1
5. Kursi Roda : 510
6. Walker : 34
7. Stroller : 0
8. Kruk : 10
9. Tongkat Adaptif : 2
10. Alat Bantu Jalan : 0
• Pejabat pengampu kegiatan
Eselon IIb (Kepala Dinas) :
L : 0
P : 1
Eselon IIIa (Sekretaris Dinas) :
L : 1
P : 0
Eselon IIIb (Kepala Bidang):
L : 1
P : 0
N.e (Ketua tim kerja) :
P : 1 Orang
L : 1 Orang
|
Akses:
Penyandang disabilitas laki-laki dan perempuan memiliki akses yang relatif setara terhadap penyediaan alat bantu sesuai kebutuhan fungsional masing-masing.
Partisipasi:
Penerima manfaat berpartisipasi dalam proses asesmen kebutuhan alat bantu dengan pendampingan petugas dan keluarga
Kontrol:
Pengelolaan program dilakukan melalui struktur organisasi yang jelas, dengan ruang bagi penerima untuk menyampaikan kebutuhan alat bantu
Manfaat:
Penyediaan alat bantu memberikan manfaat langsung berupa peningkatan mobilitas, kemandirian, dan kualitas hidup penyandang disabilitas. |
1. Ketersediaan jenis alat bantu tertentu masih terbatas sehingga belum seluruh kebutuhan spesifik dapat terpenuhi secara optimal. 2. Pendataan kebutuhan alat bantu belum sepenuhnya terdokumentasi secara berkelanjutan dan terpilah. | 1. Ragam kondisi disabilitas dan tingkat kebutuhan fungsional penerima yang berbeda-beda. 2. Ketergantungan sebagian penerima pada pendamping atau keluarga dalam pemanfaatan alat bantu. | Meningkatkan efektivitas penyediaan alat bantu yang inklusif dan responsif gender untuk mendukung kemandirian dan kualitas hidup penyandang disabilitas. | - Memperkuat pendataan kebutuhan alat bantu berdasarkan jenis disabilitas dan kondisi penerima - Melibatkan penerima dan pendamping dalam proses asesmen dan evaluasi pemanfaatan alat bantu. - Menyediakan mekanisme umpan balik penerima terkait kesesuaian alat bantu yang diterima - Memastikan alat bantu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari penerima | • Jumlah Penerima Albandis : L : 222 Orang (40,59%) P : 325 Orang (59,41%) Dari jumlah tersebut terdapat Jenis alat bantu : 1. Kaki Palsu 2. Tangan Palsu 3. Alat Bantu Dengar 4. Sepatu Besi 5. Kursi Roda 6. Walker 7. Stroller 8. Kruk 9. Tongkat Adaptif 10. Alat Bantu Jalan Jumlah Albandis yang tersalurkan di tahun 2025 : 1. Kaki Palsu : 9 2. Tangan Palsu : 1 3. Alat Bantu Dengar : 24 4. Sepatu Besi : 1 5. Kursi Roda : 510 6. Walker : 34 7. Stroller : 0 8. Kruk : 10 9. Tongkat Adaptif : 2 10. Alat Bantu Jalan : 0 |
Indikator Aktifitas:
Terlaksananya asesmen dan penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Indikator Sub Kegiatan:
Meningkatnya jumlah penyandang disabilitas yang menerima alat bantu sesuai kebutuhan.
Indikator Kegiatan:
Meningkatnya ketepatan jenis dan pemanfaatan alat bantu yang disalurkan.
Outcome Program:
Meningkatnya kemandirian dan mobilitas penyandang disabilitas.
Impact:
Terwujudnya pelayanan kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas di Kota Surabaya. |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Mia Santi DEWI, SH, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |