Gender Analysis Pathway
Kecamatan Gayungan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong berupaya mewujudkan kota dunia yang modern, manusiawi, dan berkelanjutan.
Misi:
Mewujudkan perkeonomian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal, kondusifitas iklim investasi, penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Dukuh Menanggal
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Dukuh Menanggal
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang meningkat untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana kepada masyarakat di kelurahan
Dasar Hukum:
1. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 4 Tahun 2014, tentang Pedoman Pengawasan Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender untuk Pemerintah Daerah. 2. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019, tentang Pengarusutamaan Gender.
Data Umum:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Jumlah Penduduk Kelurahan Dukuh Menanggal : 8.945 Data DKB semester I tahun 2025 Laki-laki : 4.484 Jiwa Perempuan : 4.461 Jiwa
Jumlah Kader Surabaya Hebat (KSH) Kelurahan Dukuh Menanggal : 109 Laki-laki : 0 Perempuan : 109
Jumlah Keluarga Miskin : 38 Jiwa Laki-laki : 11 Jiwa Perempuan : 27 Jiwa
Jumlah UMKM : 61 Laki-laki : 10 Jiwa Perempuan : 51 Jiwa
Akses:
Kurang adanya kesempatan kaum perempuan untuk memperoleh dan menggunakan akses yang dibutuhkan
Partisipasi:
Kurangnya partisipan perempuan dalam memberikan alternatif solusi dan mengidentifikasi masalah.
Kontrol:
Dalam setiap pengambilan keputusan harus ada peran perempuan agar tidak di dominasi oleh laki-laki.
Manfaat:
Dalam pelaksanaan kegiatan yang banyak memperoleh manfaat adalah laki-laki.
Kurang adanya kesempatan kaum perempuan dalam pengambilan keputusan. Selama ini masih ada anggapan dari masyarakat bahwa pekerjaan lapangan lebih cocok dilakukan laki-laki. Menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di Kelurahan. Meningkatkan peran aktif masyarakat baik laki-laki maupun perempuan dalam penanganan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelurahan baik melalui padat karya, UMKM dan pemberdayaan masyarakat, untuk mendapatkan data kependudukan yang akurat dan benar maka sumber data diambil dari PKK, KSH, RT, RW, sehingga meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Dukuh Menanggal yang Responsif Gender.
Indikator Aktifitas:
Pemberian Biaya Operasional (BOP) LPMK, RW, RT dan Pengadaan Barang.
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Pokmas / Ormas yang merealisasikan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di kelurahan.
Indikator Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
Outcome Program:
Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
Impact:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Agus Tjahyono S.STP, M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Gayungan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg