Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Program Penunjang Urusan Pemerintah Kabupaten/Kota
Kegiatan:
Peningkatan Pelayanan BLUD
Sub Kegiatan:
Pelayanan dan Penunjang Pelayanan BLUD
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Pelayanan pemeriksaan Laboratorium untuk meningkatkan derajat Kesehatan sesuai standart
Sasaran Sub Kegiatan:
Warga Kota Surabaya
Dasar Hukum:
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
Data Umum:
Data Kependudukan warga Kota Surabaya padat tahun 2024 berdasarkan data Dispendukcapil adalah 3.017.382 jiwa, dengan rincian sebagai berikut : L : 1.494.317 jiwa (49,52%) P : 1.523.065 jiwa (50,48%)
Jumlah Pengunjung Labkesda pada tahun 2023 sebesar 8.246 yang terdiri dari Laki-laki sebanyak 4.500 orang dan Perempuan sebanyak 3.746 orang
-
-
-
Akses:
Laki-laki lebih banyak yang dirujuk untuk ke Labkesda dibandingkan Perempuan.
Partisipasi:
Jumlah perempuan yang mendapatkan pelayanan Kesehatan di Labkesda lebih sedikit dari laki-laki
Kontrol:
Kepala Labkesda
Manfaat:
Masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan laboratorium untuk meningkatkan derajat kesehatannya
1. Tidak semua pegawai di Labkesda memahami tentang pengarusutamaan Gender 2. Kurangnya kompetensi perencanaan kesehatan untuk analisis Gender Terdapat kepercayaan penyembuhan dengan laki-laki lebih utama dari perempuan Meningkatnya jumlah laki-laki dan perempuan yang memanfaatkan Labkesda untuk pemeriksaan kesehatannnya Meningkatkan Persentase pengunjung labkesda baik laiki-laki maupun Perempuan 1. Data Kependudukan warga Kota Surabaya padat tahun 2024 berdasarkan data Dispendukcapil adalah 3.017.382 jiwa, dengan rincian sebagai berikut : L : 1.494.317 jiwa (49,52%) P : 1.523.065 jiwa (50,48%) 2. Jumlah Pengunjung Labkesda pada tahun 2023 sebesar 8.246 yang terdiri dari Laki-laki sebanyak 4.500 orang dan Perempuan sebanyak 3.746 orang
Indikator Aktifitas:
Meningkatkan Persentase pengunjung labkesda baik laiki-laki maupun Perempuan
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase masyarakat laki-laki dan perempuan yang memanfaatkan layanan pemeriksaan laboratorium.
Indikator Kegiatan:
Meningkatnya kualitas pelayanan pemeriksaan laboratorium di Labkesda.
Outcome Program:
Meningkatnya akses layanan kesehatan yang setara bagi perempuan dan laki-laki
Impact:
Terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan responsif gender bagi masyarakat.
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Nanik Sukristina S.KM, M.Kes
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg