| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
Kegiatan:
Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengadaan Obat, Bahan Habis Pakai, Bahan Medis Habis Pakai, Vaksin, Makanan dan Minuman di Fasilitas Kesehatan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Tersedianya obat untuk pelayanan kesehatan
Sasaran Sub Kegiatan:
Warga Kota Surabaya |
Dasar Hukum:
Perda 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender Perwali 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
Data Umum:
Pasien Instalasi Farmasi puskesmas adalah 314.863, dengan rincian perempuan= 196.636 (62%) sedangkan laki-laki sebanyak 118.227 (38%)
Tahun 2024 : Jumlah item obat yang diadakan sejumlah 122 item, dengan rincian obat generic = 118 item dan non generic = 4 item
Persentase Peresepan obat generik oleh Tenaga Medis PKM Tahun 2024 : 97%
-
-
|
Akses:
Proporsi Perempuan lebih berpeluang untuk mendapatkan obat di Instalasi Farmasi Puskesmas
Partisipasi:
Jumlah perempuan yang mendapatkan obat lebih tinggi dari laki-laki
Kontrol:
Kepala Puskesmas dan petugas Instalasi Farmasi.
Manfaat:
Masyarakat mendapatkan obat dan vaksin untuk meningkatkan derajat kesehatannya. |
1. Tidak semua Kepala Puskesmas dan Petugas Instalasi memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender 2. Kurangnya kompetensi perencanaan kesehatan untuk analisis Gender | Laki-laki beranggapan saat sakit tidak perlu berobat ke puskesmas dan minum obat-obatan untuk proses penyembuhan | Meningkatnya jumlah laki-laki dan perempuan yang menggunakan obat generik untuk penyembuhan | Meningkatkan Persentase Peresepan obat generik oleh Tenaga Medis PKM | 1. Pasien Instalasi Farmasi puskesmas adalah 314.863, dengan rincian perempuan= 196.636 (62%) sedangkan laki-laki sebanyak 118.227 (38%) 2. Tahun 2024 jumlah item obat yang diadakan sejumlah 122 item, dengan rincian obat generic 118 item dan non generic 4 item 3. Persentase Peresepan obat generik oleh Tenaga Medis Tahun 2024 : 97% |
Indikator Aktifitas:
Persentase pelaksanaan pengadaan obat, BHP, BMHP, vaksin, serta makanan dan minuman di fasilitas kesehatan sesuai rencana kebutuhan yang responsif gender.
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase ketersediaan obat, vaksin, BHP dan BMHP di fasilitas kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan kesehatan perempuan dan laki-laki.
Indikator Kegiatan:
Persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki ketersediaan obat dan bahan medis habis pakai untuk pelayanan kesehatan berbasis gender.
Outcome Program:
Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan yang responsif gender bagi masyarakat Kota Surabaya.
Impact:
Menurunnya kesenjangan status kesehatan antara perempuan dan laki-laki di Kota Surabaya |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Nanik Sukristina S.KM, M.KesNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |