| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
-
Misi:
-
Program:
Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
Kegiatan:
Perencanaan , Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
Sub Kegiatan:
Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Laporan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah
Sasaran Sub Kegiatan:
Meningkatnya Kualitas dan Ketepatan Waktu Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah |
Dasar Hukum:
a. Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender b. Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender untuk mencapai Pembangunan di Kota Surabaya yang adil , baik laki - laki maupun perempuan
Data Umum:
Data terpilah laki-laki dan perempuan pada pegawai perangkat daerah yang terlibat dalam penyusunan dokumen perencanaan (Renstra, Renja, dan LKj)
Jumlah Pegawai Laki - Laki (PNS) : 21 Orang Laki - Laki dan 31 Orang Perempuan
Jumlah Pegawai PPPK : 2 Orang Perempuan
Jumlah Pegawai PPPK Paruh Waktu : 46 Orang Laki -Laki dan 27 Orang Perempuan
Jumlah Pegawai OS : 7 Orang Laki-Laki dan 4 Orang Perempuan
|
Akses:
Sebagian pegawai perempuan belum mendapatkan kesempatan yang sama dalam pelatihan perencanaan dan penganggaran
Partisipasi:
Keterlibatan perempuan dalam tim penyusun dokumen perencanaan masih terbatas
Kontrol:
Pengambilan keputusan dalam proses penyusunan dokumen masih didominasi oleh pejabat laki-laki
Manfaat:
Manfaat peningkatan kapasitas perencanaan belum dirasakan secara merata oleh pegawai laki-laki dan perempuan |
SDM 1. Kurangnya pemahaman tentang perencanaan responsig gender 2. Keterbatasan kapasitas SDM dalam analisi gender 3. Penunjukkan tim penyusun belum mempertimbangkan keterwakilan gender Anggaran : Anggaran yang digunakan pada kegiatan ini adalah APBD | 1. Budaya organisasi yang masih bisa gender 2. Minimnya pelatihan terkait pengarustamaan gender 3. Dukungan kebijakan teknis masih terbatas | Meningkatkan penyusunan dokumen perencanaan perangkat daerah yang responsive gender dan partisipatif | Melibatkan pegawai laki-laki dan perempuan secara proporsional dalam tim penyusun dokumen perencanaan | 1. Persentase keterlibatan perempuan dalam tim perencanaan 2. Jumlah pegawai yang mengikuti pelatihan perencanaan responsif gender |
Indikator Aktifitas:
Tingkat kepuasan pegawai terhadap pelayanan kesekretariatan
Indikator Sub Kegiatan:
Laporan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah
Indikator Kegiatan:
Persentase ketepatan waktu penyusunan perencanaan dan evaluasi pada Kecamatan Gubeng
Outcome Program:
Tersusunnya dokumen perencanaan perangkat daerah yang responsive gender
Impact:
- |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Gubeng Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Eko Kurniawan Purnomo, S.STP, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |