| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Transformasi Surabaya Menunju Kota Dunia Yang Maju, Humanis, Dan Berkelanjutan
Misi:
Mempercepat Transformasi pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi
Program:
Program Riset dan Inovasi Daerah
Kegiatan:
Invensi dan Inovasi
Sub Kegiatan:
Fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Terlaksananya fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
Sasaran Sub Kegiatan:
Pengembangan Kebun Raya Mangrove |
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya
Data Umum:
Pelaksanaan sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan
untuk pengelolaan kebun raya daerah merupakan unit pengelolaan Kebun Raya Mangrove (KRM),
memiliki 6 fungsi utama yaitu konservasi,
penelitian,
edukasi, ekowisata, jasa lingkungan, pengembangan alternatif pangan. Sumber Daya Manusia (SDM) pengampu terdiri dari:
P : 7 orang
L : 47 orang
|
Akses:
Akses dibuka bagi masyarakat luas dengan berbagai macam tujuan wisata, penelitian dsb
Partisipasi:
Masyarakat luas (baik perangkat daerah, akademisi dan swasta)
Kontrol:
Pengampu utama pelaksana sub-kegiatan (yang berada dikantor) didominasi perempuan
Manfaat:
Kebun Raya Mangrove sebagai alternatif edukasi dan ekowisata, serta sebagai pusat penelitian di Kota Surabaya. |
Pelaksana sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah secara keseluruhan didominasi laki-laki sebab mengampu pekerjaan lapangan dengan pembagian wilayah meliputi kebersihan, penanaman, dan pemeliharaan infrastruktur, sarana dan prasarana. | Tingginya dinamika pengunjung pada Kebun Raya Mangrove (KRM) dan berfokus pada klasifikasi tujuan baik laki-laki mapupun perempuan | Terlaksananya fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah yang berkeadilan gender | Optimalisasi perluasan dan penguatan kerjasama/ jejaring Kebun Raya Mangrove (KRM) sehingga dapat memperbesar potensi keterlibatan perempuan | Jumlah Pengunjung Kebun Raya Mangrove (KRM) pada tahun berjalan |
Indikator Aktifitas:
Terlaksananya koordinasi dan kerjasama sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah laporan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
Indikator Kegiatan:
Jumlah edukasi dan diseminasi konservasi mangrove yang dilaksanakan
Outcome Program:
Rasio Produk Inovasi yang Dimanfaatkan Pemerintah, Masyarakat, Industri dan/atau Badan Usaha di Daerah
Impact:
Sasaran : Meningkatnya Kualitas Riset dan Inovasi Daerah Indikator sasaran: Persentase Pemanfaatan Hasil Riset/Kajian dan Hasil Inovasi |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA) Kota Surabaya TTD. TTD. TTD. NIP. 19700231996021001
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/ |