Gender Analysis Pathway
Dinas Sosial

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
“Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan”
Misi:
Misi 1 Mewujudkan Perekonomian Inklusif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Pembukaan Lapangan Kerja Baru melalui Penguatan Kemandirian Ekonomi Lokal, Kondusifitas Iklim Investasi, Penguatan Daya Saing Surabaya sebagai Pusat Penghubung Perdagangan dan Jasa antar Pulau serta Internasional. Misi 2 Membangun Sumber daya manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Program:
1.06.05 Program Perlindungan dan Jaminan Sosia
Kegiatan:
1.06.05.2.02 Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
1.06.05.2.02.0004 Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Memberikan Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Sasaran Sub Kegiatan:
Keluarga Miskin
Dasar Hukum:
1.Peraturan Walikota Surabaya Nomor 75 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Sosial bahwa pada Pasal 9 disebutkan bahwa salah satu tugas dan fungsi dari Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial adalah Pengawasan dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Data Umum:
Data Penerima Bantuan Peralatan Usaha APBD Total 50 Orang: Laki-laki: 20 Orang (40%) Perempuan: 30 Orang (60%)
Jenis Bantuan Peralatan Usaha 1.Gorengan 2.Makanan Keliling Nasi/Mie Goreng 3.Makanan Keliling Penyetan 4.Menjahit 5.Minuman/jus 6.Warung Kopi
Pemberian bantuan peralatan usaha untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat
Eselon IIb (Kepala Dinas) : L : 0 P : 1 Eselon IIIb (Kepala Bidang): L : 1 P : 0
N.e (Ketua tim kerja) : P : 1 Orang L : 1 Orang
Akses:
Informasi program belum merata, mengurangi peluang laki-laki untuk ikut serta
Partisipasi:
Perempuan lebih banyak terlibat, namun beberapa jenis usaha kurang sesuai bagi kelompok tertentu
Kontrol:
Tidak semua penerima, terutama perempuan, memiliki kendali penuh atas pemanfaatan bantuan
Manfaat:
Manfaat ekonomi belum optimal, beberapa penerima belum meningkatkan pendapatan secara signifikan.
1.Sosialisasi program belum merata, sehingga mengurangi akses laki-laki untuk ikut serta. 2.Monitoring pasca-bantuan belum optimal, menghambat evaluasi keberhasilan program -Norma sosial membatasi partisipasi laki-laki dalam usaha tertentu seperti menjahit atau kuliner. -Minimnya dukungan masyarakat sekitar menghambat keberlanjutan usaha penerima bantuan -Meningkatkan akses pemberdayaan ekonomi masyarakat secara merata bagi laki-laki dan perempuan. -Mendorong keberlanjutan usaha penerima bantuan melalui penguatan jejaring dan dukungan masyarakat -Memberikan pemberitahuan kepada Kecamatan/ Kelurahan terkait bantuan peralatan usaha agar disosialisasikan kepada masyarakat di wilayah terkait -Memberikan bantuan peralatan usaha kepada masyarakat Jumlah penerima bantuan modal usaha 2023: laki-laki sejumlah 403 dan perempuan sejumlah 539 (Digabung dengan bantuan usaha dari DBCHT) Jenis bantuan peralatan usaha sebagai berikut: 1. Toko kelontong 2. Menjahit 3. Cuci kendaraan 4. Warung kopi 5. Kopi keliling 6. Laundry 7. Gorengan 8. Barista 9. Cuci AC 10. Barber/ Potong rambut 11. Minuman/ Jus 12. Makanan keliling (Nasi/mie goreng) 13. Makanan keliling (Tahu tek) 14. Makanan keliling (Penyetan)
Indikator Aktifitas:
Pemberian bantuan paket peralatan usaha untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat beserta pengawasan selama satu tahun berjalan. Laki-laki: 20 Orang (40%) Perempuan: 30 Orang (60%)
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Orang Mendapatkan Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota
Indikator Kegiatan:
Jumlah Laporan Pemutakhiran dan Pengelolaan Data PMKS dan Keluarga Miskin; Jumlah Laporan Koordinasi dan Monitoring Intervensi Sosia
Outcome Program:
Persentase Keluarga Miskin yang Memperoleh Perlindungan dan Jaminan Sosial
Impact:
Meningkatnya penerima bantuan peralatan usaha yang mandiri secara ekonomi
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Mia Santi DEWI, SH, M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Sosial
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg