| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
“Transformasi Surabaya Menunju Kota Dunia Yang Maju, Humanis, Dan Berkelanjutan”
Misi:
Misi 3 “Mempercepat Transformasi pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi”
Program:
Program Riset dan Inovasi Daerah
Kegiatan:
Penelitian, Pengembangan, pengkajian dan Penerapan
Sub Kegiatan:
Penyusunan kebijakan berbasis hasil riset
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Penyusunan kebijakan berbasis hasil riset di daerah sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan daerah
Sasaran Sub Kegiatan:
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Surabaya |
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya
Data Umum:
Output dari sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis riset adalah Naskah kebijakan berbasis riset yang dimanfaatkan adalah yang ditindaklanjuti menjadi:
a) substansi dalam dokumen perencanaan,
b) policy brief/policy yang disampaikan pada pimpinan,
c) surat edaran/ raperwali/naskah lainnya,
d) jurnal/prosiding/ makalah yang siap submit atau diseminarkan,
e) bahan diseminasi kepada perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya, dan/atau
f) bahan yang siap diunggah dalam website BRIDA Kota Surabaya
|
Akses:
Akses dibuka bagi Perangkat Daerah yang terlibat dalam penyusunan naskah kebijakan dan/ terdampak hasil/rekomendasi naskah kebijakan
Partisipasi:
Seluruh Perangkat Daerah yang terlibat dalam penyusunan kebijakan berbasis riset
Kontrol:
Pengampu sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset didominasi perempuan
Manfaat:
Terdapat naskah kebijakan yang siap dimanfaatkan |
Pelaksanaan output sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset disusun tidak selalu berbasis gender, namun berbasis kebutuhan dan prioritas. | Topik/Tema pembahasan mengenai isu gender tidak selalu muncul. Topik merupakan representatif kebutuhan kota (berbagai jenis permasalahan yang tidak selalu mengenai isu gender) | Penyusunan kebijakan berbasis hasil riset di daerah sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkeadilan gender | Pengoptimalan keterlibatan pengampu bergender perempuan pada saat penyusunan kebijakan berbasis riset | Jumlah personil pengampu sub kegiatan dan kolabolator yang berhubungan berdasarkan gender |
Indikator Aktifitas:
Terlaksananya koordinasi dan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah naskah kebijakan berbasis hasil riset
Indikator Kegiatan:
Jumlah fasilitasi dan pemantauan terhadap penyelenggaraan riset
Outcome Program:
Persentase Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Daerah yang dijadikan sebagai Landasan dalam Implementasi Pembangunan
Impact:
Sasaran : Meningkatnya Kualitas Riset dan Inovasi Daerah Indikator sasaran: Persentase Pemanfaatan Hasil Riset/Kajian dan Hasil Inovasi |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA) Kota Surabaya TTD. TTD. TTD. NIP. 19700231996021001
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/ |