Gender Analysis Pathway
Kecamatan Sukolilo

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Terwujudnya lingkungan masyarakat yang mandiri, sehat, harmonis, dan sejahtera, serta berdaya saing tinggi
Misi:
Meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan warga melalui partisipasi aktif, didukung oleh semangat gotong royong dan inovasi local
Program:
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
Kegiatan:
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
Sub Kegiatan:
Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Peningkatan Pendidikan dan Keterampilan untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Meningkatkan Inovasi Unggulan berbasis wilayah dan pemberdayaan pemuda di Kecamatan
Dasar Hukum:
Sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2023 tentang Pelimpahan Sebagaian Urusan Otonomi Daerah Kepada Kecamatan
Data Umum:
Jumlah Masyarakat Kecamatan Sukolilo 115.913 Jiwa L : 57.097 P : 58.816
1. Jumlah Masyarakat yang mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan : L : 201 P : 134
2. Jumlah Masyarakat yang ikut dalam Kegiatan penyelenggaraan pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di tingkat Kecamatan L : 201 P : 134
3. Pejabat yang melakukan pengawasan pada kegiatan tersebut Eselon III: L : 2 P : 0 Eselon IV: L : 23 P : 18
4. Meningkatnya jumlah Masyarakat yang mengikuti kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan L : 201 P : 134
Akses:
Adanya kesamaan kesempatan pemuda untuk mendapatkan informasi terkait penyelenggaraan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Namun jumlah pemuda laki-laki yang mendapatkan informasi lebih besar dari pada perempuan dengan perbandingan laki-laki 201 (60 %) Perempuan 134 (40%)
Partisipasi:
Proporsi jumlah pemuda yang ikut dalam Kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan didominasi oleh laki-laki, dengan perbandingan laki-laki sebanyak 60 %, perempuan 40 %.
Kontrol:
Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki.
Manfaat:
Proporsi pemuda laki-laki yang mengikuti kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga lebih tinggi dari perempuan.
Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga 1. Keterbatasan Akses Sumber Daya Ekonomi dan Mata Pencaharian Minimnya akses terhadap modal, pasar, atau pelatihan keterampilan teknis dari luar membuat masyarakat sulit mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri 2. Kebijakan atau Pendampingan yang Belum Maksimal Kondisi sarana prasarana lingkungan yang belum memadai, atau lokasi kelurahan yang kurang strategis, menghambat aksesibilitas dan distribusi hasil pemberdayaan 3. Perubahan Sosial dan Lingkungan yang Cepat Faktor eksternal seperti urbanisasi, perubahan gaya hidup, atau dampak pandemi yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam program-program pemberdayaan Meningkatkan peran serta pemuda dalam kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di tingkat Kecamatan baik untuk laki-laki maupun perempuan 1. Memberi kesempatan pemuda untuk berinovasi 2. Memberi sarana / wadah kepada pemuda untuk mengikuti pelatihan kerja Jumlah Masyarakat yang menerima informasi terkait kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di tingkat Kecamatan L : 201 P : 134
Indikator Aktifitas:
Meningkatkan akses informasi terkait penyelenggaraan kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dari (2025) L 201 (60%) Menjadi (2026) L 201 (60%), dari (2025) P 134 (40%) Menjadi (2026) P 134 (40%)
Indikator Sub Kegiatan:
Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan egiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dari (2025) L 201 (60%) Menjadi (2026) L 201 (60%), dari (2025) P 134
Indikator Kegiatan:
Meningkatnya kemauan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dari (2025) L 201 (60%) Menjadi (2026) L 201 (60%), dari (2025) P 134 (40%) Menjadi (2026) P 134 (40%)
Outcome Program:
Meningkatnya kompetensi, produktivitas, dan kesiapan kerja, yang pada akhirnya bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM
Impact:
Meningkatnya daya saing di pasar tenaga kerja yang kompetitif
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Mohammad Zul Chaidir, S.ST, M.M.
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Sukolilo
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg