Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tandes

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Terwujudnya Pelayanan yang berkualitas, Transparan dan akuntabel
Misi:
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional. 2. Menciptakan sistem kerja yang efektif dan efisien 3. Menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan 4. Menciptakan ketertiban umum dan memfasilitasi maslah sosial 5. Menigkatkan partisipasi Masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat.dalam peningkatan ekonomi masyarakat
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Manukan Kulon
Kegiatan:
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Manukan Kulon
Sub Kegiatan:
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Manukan Kulon
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Terpenuhinya sarana dan prasarana Masyarakat di Kelurahan Manukan Kulon
Sasaran Sub Kegiatan:
Pembangunan Jalan Paving Baru 9 titik
Dasar Hukum:
Perda NO 4 Tahun 2019 Tentang PUG dan ∙ Perwali NO 43 Tahun 2020 Tentang PUG Kota Surabaya ∙ Perturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan
Data Umum:
Kondisi sebagian jalan lingkungan di 9 titik wilayah Kelurahan Manukan Kulon masih belum layak, berupa jalan tanah atau permukaan yang rusak, berlubang, dan mudah tergenang saat hujan sehingga menghambat mobilitas warga
Jalan-jalan tersebut merupakan akses utama bagi aktivitas harian masyarakat, termasuk anak-anak menuju sekolah, ibu-ibu ke posyandu dan pasar, serta warga untuk bekerja dan menjalankan usaha kecil
Kondisi ini menimbulkan risiko keselamatan, meningkatkan waktu dan biaya perjalanan, serta membatasi aktivitas sosial dan ekonomi, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak
-
-
Akses:
Kondisi jalan yang buruk membatasi akses perempuan dan kelompok rentan lebih besar dibanding laki-laki
Partisipasi:
Kebutuhan perempuan terkait keamanan, penerangan, dan kenyamanan jalan belum sepenuhnya terakomodasi dalam perencanaan
Kontrol:
Perempuan memiliki kontrol yang lebih rendah terhadap keputusan pembangunan meskipun dampaknya besar bagi aktivitas mereka
Manfaat:
Tanpa desain dan lokasi yang responsif gender, manfaat pembangunan bisa tidak optimal dirasakan oleh perempuan dan kelompok rentan
Rendahnya partisipasi dan kontrol perempuan dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan jalan serta belum tersedianya data terpilah gender Adanya norma budaya yang menempatkan perempuan pada peran domestik, keterbatasan waktu dan mobilitas perempuan untuk terlibat dalam kegiatan publik, serta kondisi jalan lingkungan yang belum aman dan nyaman bagi kelompok rentan Mewujudkan pembangunan jalan paving lingkungan yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh warga, khususnya perempuan, anak-anak, dan lansia, melalui pelibatan setara laki-laki dan perempuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan di 9 titik lokasi Melibatkan perempuan dan laki-laki secara seimbang dalam musyawarah penentuan lokasi dan desain jalan, menggunakan data terpilah gender sebagai dasar perencanaan, memastikan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna (penerangan, kemiringan, dan akses ramah lansia/anak) dalam desain jalan paving, serta melibatkan perwakilan perempuan dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan di 9 titik lokasi ∑Penduduk Laki-laki = 17.276 , ∑Penduduk Perempuan = 18.279, ∑RW = 15, ∑RT= 124
Indikator Aktifitas:
Jumlah sosialisasi pembangunan jalan lingkungan yang dilaksanakan Jumlah peserta sosialisasi (laki-laki & perempuan) Persentase keterlibatan perempuan dalam musyawarah/perencanaan Jumlah titik lokasi yang dilakukan survei lapangan Jumlah tenaga kerja yang terlibat (terpilah gender) Jumlah kegiatan monitoring/pengawasan pembangunan
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah jalan paving yang terbangun (target: 9 titik) Panjang jalan lingkungan yang diperbaiki/dibangun (meter) Persentase jalan yang memenuhi standar keamanan & kenyamanan Persentase keterlibatan perempuan dalam perencanaan & pengawasan Tersedianya data terpilah gender dalam pelaksanaan kegiatan
Indikator Kegiatan:
Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana lingkungan kelurahan Meningkatnya aksesibilitas jalan lingkungan bagi masyarakat Meningkatnya partisipasi masyarakat (laki-laki & perempuan) dalam pembangunan Meningkatnya keamanan dan kenyamanan pengguna jalan
Outcome Program:
Outcome Meningkatnya akses, keselamatan, dan kenyamanan mobilitas warga, khususnya perempuan, anak-anak, dan lansia, serta meningkatnya kesetaraan peran laki-laki dan perempuan dalam pemanfaatan dan pengelolaan sarana prasarana lingkungan
Impact:
Meningkatnya kualitas hidup masyarakat Kelurahan Manukan Kulon Meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Terwujudnya lingkungan yang inklusif dan responsif gender Berkurangnya kesenjangan akses dan partisipasi antara laki-laki dan perempuan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Febriadhitya Prajatara, SSTP, M.Si.
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Tandes
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg