Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Program Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Olahraga
Kegiatan:
Penyediaan pelayanan untuk UKM/UKP rujukan Tingkat daerah kab/kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Kesehatan kerja dan olahraga
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan derajat Masyaraka pada usia produktif (pekerja dan kelompok Masyarakat) Meningkatkan daya tahan tubuh pada pekerja dan kelompok masyarakat untuk menyesuaikan diri terhadap beban fisik tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan
Sasaran Sub Kegiatan:
OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Siswa SMP
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
Data Umum:
Pengukuran Kebugaran Jasmani meliputi di antaranya : Pengukuran Kebugaran pada OPD dengan peseserta 150 orang L : 78 P : 72
Pengukuran Kebugaran Jasmani pada Kelompok Olahraga Masyarakat dengan peseserta 100 orang
Pengukuran Kebugaran Jasamani pada Siswa SMP dengan peseserta 90 anak L : 41 anak P : 49 anak
-
-
Akses:
Adanya Kerjasama lintas sektor antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan, Kecamatan / Kelurahan dan Puskesmas
Partisipasi:
Jumlah Peserta Pengukuran Kebugaran yang meliputi diantaranya : 1. OPD : L : 78 (52 persen) P : 72 (48 persen)
Kontrol:
Kelompok Olahraga Masyarakat : L : 7 (7 persen) P : 93 (93 persen)
Manfaat:
Dengan sosialisasi terkait aktivitas fisik yang dilakukan secara Baik Benar Teratur dan Terukur (BBTT) serta pelaksanaan kegiatan secara terjadwal, peserta dapat mengontrol daya tahan tubuhnya dan mengontrol pola makan yang sehat
Permasalahan internal OPD adalah terbatasnya Pemegang Program Kesehatan Olahraga Sasaran kegiatan rata rata di dominasi oleh Perempuan daripada laki laki 2. Didalam kelompok olahraga masyarakat yang mana sebagai sasaran kegiatan aktivitas fisik terfokus pada Kader Surabaya Hebat (KSH), dimana para anggota KSH adalah warga surabaya yang aktif dalam membantu program pemerintah kota. Warga tersebut lebih didominasi para ibu rumah tangga yang aktif dalam kegiatan kegiatan social Meningkatkan kebugaran jasmaninya, berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang, untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmaninya serta untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani Pembinaan Pembinaan Aktivitas Fisik yang Baik Benar Taratur dan Terukur (BBTT) dengan sasaran : 1. Staff OPD 2. Kelompok Olahraga Masyarakat 3. Siswa SMP Pelaksanaan Pengukuran Kebugaran Jasmani bagi : 1. Staff Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya 2. Staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 3. Saka Bhakti Husada (SBH) 4. Siswa siswi SMP 1. koordinasi dengan lintas sektor terkait pelaksanaan program 2.Sosialisasi terkait dengan aktivitas fisik yang mengarah pada pengukuran kebugaran jasmani untuk meningkatkan fisik dan derajat Kesehatan sumber daya manusia yang produktif 3. Melaksanakan kegiatan pengukuran kebugaran jasmani pada OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Siswa SMP
Indikator Aktifitas:
Jumlah pemeriksaan kebugaran jasmani pada pekerja dan kelompok masyarakat (terpilah gender dan usia)
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase peningkatan kebugaran jasmani peserta (berdasarkan hasil tes kebugaran)
Indikator Kegiatan:
Persentase peningkatan produktivitas kerja yang dikaitkan dengan kebugaran
Outcome Program:
Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat usia produktif
Impact:
Terwujudnya kesetaraan gender dalam akses aktivitas olahraga dan kesehatan kerja
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Nanik Sukristina S.KM, M.Kes
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg