Gender Analysis Pathway
Dinas Kesehatan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Kegiatan:
Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Penderita Dibetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun
Sasaran Sub Kegiatan:
Penderita Diabetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun.
Dasar Hukum:
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
Data Umum:
1. Jumlah Puskesmas di Surabaya sebanyak 63 Puskesmas
2. Target Penderita Diabetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun, pada tahun 2024 Total =101.979
Capaian Penderita Diabetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun, pada bulan januari sampai juli tahun 2024 semester satu Total= 73.837 dengan rincian Laki-laki = 27.085 dan perempuan = 46.752
-
-
Akses:
Adanya kesamaan akses perempuan dan laki-laki terhadap pelayanan Puskesmas
Partisipasi:
Proporsi perempuan yang berkunjung ke puskesmas lebih besar dibandingkan laki-laki
Kontrol:
Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Tim P2PTM
Manfaat:
Laki-laki dan perempuan mendapatkan manfaat yang sama untuk meningkatkan derajat kesehatannya
Banyak pasien yang tidak sepenuhnya memahami sifat kronis dari diabetes melitus dan akibat jangka panjang dari pengelolaannya yang buruk. Mereka mungkin mengabaikan pengobatan atau tidak mengikuti instruksi dengan baik. Laki-laki dan perempuan mungkin memiliki tingkat aktivitas fisik yang berbeda berdasarkan norma sosial dan budaya, yang memengaruhi risiko diabetes 1. Melakukan deteksi dini risiko Diabetes Melitus 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko Diabetes Melitus 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan Diabetes Melitus di wilayahnya 1. Melakukan deteksi dini risiko Diabetes Melitus 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko Diabetes Melitus 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan Diabetes Melitus di wilayahnya 1. Jumlah Puskesmas di Surabaya sebanyak 63 Puskesmas 2. Target Penderita Diabetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun. Tahun 2024 semester 1 Total =101.979 Capaian Penderita Diabetes Melitus usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun, pada bulan januari sampai juli tahun 2024 semester satu Total= 73.837 dengan rincian Laki-laki = 27.085 dan perempuan = 46.752.
Indikator Aktifitas:
Jumlah kegiatan skrining/penemuan kasus Diabetes Melitus (DM) pada usia ≥15 tahun (terpilah laki-laki dan perempuan)
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase penderita DM usia ≥15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Indikator Kegiatan:
Cakupan pelayanan kesehatan penderita DM yang setara antara laki-laki dan perempuan
Outcome Program:
Meningkatnya akses pelayanan kesehatan bagi penderita DM secara setara bagi laki-laki dan perempuan
Impact:
Menurunnya kesenjangan gender dalam akses dan kepatuhan pengobatan DM
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Nanik Sukristina S.KM, M.Kes
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg