| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Penyedia layanan kesehatan UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Kegiatan:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Tradisional, Akupuntur, Asuhan Mandiri, dan Tradisional Lainnya
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Tradisional, Akupuntur, Asuhan Mandiri, dan Tradisional Lainnya
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Terwujudnya drajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui upaya pelayanan kesehatan khusus yang aman, bermutu dan berkeadilan
Sasaran Sub Kegiatan:
Individu, keluarga, kelompok masyarakat yang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan karena terhambat beberapa faktor dan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara komprehensif |
Dasar Hukum:
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
Data Umum:
1. Jumlah kasus yang sudah diberikan layanan Outreach Kesehatan tahun 2024 dari bulan Januari hingga Desember sejumlah 455 kasus dengan rincian laki-laki 193 (42,42%) dan perempuan 262 (57,58%) perempuan
2. Kegiatan Outreach Kesehatan dilakukan karena adanya laporan warga, laporan lintas sektor dan disposisi surat. Dengan masalah kesehatan
-
-
-
|
Akses:
Sebesar 57,8 % perempuan yang di outreach kurang memanfaatkan pelayanan kesehatan dibandingkan laki-laki
Partisipasi:
Individu, keluarga, kelompok masyarakat yang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan karena terhambat beberapa faktor dan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara komprehensif.
Kontrol:
Dinas Kesehatan Kota Surabaya Bidang Pelayanan Kesehatan
Manfaat:
Meningkatkan cakupan kesehatan bagi Individu, keluarga, kelompok masyarakat laki-laki maupun perempuan |
1. Keterbatasan SDM DinasKesehatan dalam memberi pelayanan kesehatan 2. Kurangnya pengetahuan petugas akan kesenjangan gender dalam pelayanan | 1. faktor yang menghambat perempuan tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan adalah kurangnya pengetahuan dan immobilisasi pasien perempuan dikarenakan proses penyakit. 2. Peranseluruh sector terkaituntukmendukungupaya kesehatan 3. FasilitasKesehatan yang menangani masalah-masalah kesehatan di masyarakat | 1. Meningkatkan upaya kesehatan dengan memberikan layanan kesehatan outreach kesehatan pada masyarakat baik laik-laki maupun perempuan yang terhambat dalam penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan. 2. Meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kekambuhan. 3. Meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. | 1. Pelaksanaan kegiatan outreach kesehatan dan pelayanan kesehatan dengan penjangkauan dan kunjungan rumah 2. Pelaksanaan Peningkatan kapasitas petugas outreach kesehatan Puskesmas | Jumlah kasus yang sudah diberikan layanan Outreach Kesehatan tahun 2024 sejumlah 455 kasus dengan rincian laki-laki 193 (42,42%) dan perempuan 262 (57,58%) perempuan |
Indikator Aktifitas:
Persentase pengguna layanan (laki-laki dan perempuan) yang mengakses pelayanan kesehatan tradisional
Indikator Sub Kegiatan:
Persentase kelompok rentan yang mendapatkan akses layanan kesehatan tradisional
Indikator Kegiatan:
Jumlah pasien yang memanfaatkan layanan akupuntur dan terapi tradisional lainnya
Outcome Program:
Meningkatnya kesetaraan akses layanan kesehatan bagi laki-laki dan perempuan
Impact:
Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat secara optimal |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Nanik Sukristina S.KM, M.KesNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |