Gender Analysis Pathway
Kecamatan Bubutan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Terwujudnya generasi muda (Gen Z) yang berkualitas, berdaya saing, berkarakter, serta berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui penguatan peran keluarga dan pemberdayaan Karang Taruna di Kecamatan Bubutan.
Misi:
Meningkatkan kesadaran dan peran keluarga dalam mendukung pendidikan dan pengembangan keterampilan anak Gen Z. Mendorong partisipasi aktif generasi muda melalui wadah Karang Taruna sebagai sarana pengembangan diri dan tanggung jawab sosial. Memperluas akses kegiatan pendidikan, literasi, dan pelatihan keterampilan yang inklusif dan responsif gender. Mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasi generasi muda untuk mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Mewujudkan tata kelola kegiatan yang tertib, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga
Kegiatan:
Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Peningkatan Pendidikan dan Keterampilan
Sub Kegiatan:
Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Peningkatan Pendidikan dan Keterampilan untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan peran aktif keluarga dan generasi muda dalam pengembangan pendidikan dan keterampilan melalui kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat dan Karang Taruna, guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki tanggung jawab sosial.
Sasaran Sub Kegiatan:
Anak Generasi Z (usia 13–28 tahun) laki-laki dan perempuan di wilayah Kecamatan Bubutan. Keluarga yang memiliki anak Generasi Z sebagai pendamping utama dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan. Kelompok Karang Taruna RW sebagai wadah pengembangan generasi muda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Masyarakat di wilayah Kecamatan Bubutan yang terlibat dalam kegiatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dasar Hukum:
- Peraturan Daerah Kota Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender - Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarusutamaan Gender - Perwali Nomor 9 Tahun 2026 Tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Kepada Karang Taruna Kota Surabaya
Data Umum:
Jumlah penduduk usia Gen Z di wilayah Kecamatan Bubutan Laki-laki : 12.647 Perempuan : 11.85
Secara umum, Generasi Z memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, khususnya dalam bidang literasi digital, kreativitas, dan kewirausahaan.
Sebagian Generasi Z di wilayah Kecamatan Bubutan masih belum optimal dalam mengakses kegiatan pendidikan nonformal dan pelatihan keterampilan yang mendukung pengembangan diri.
Keterlibatan keluarga dalam mendampingi pendidikan dan pengembangan potensi anak Generasi Z masih perlu ditingkatkan agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Keberadaan Karang Taruna sebagai wadah generasi muda di tingkat RW memiliki potensi besar dalam mendukung kegiatan pemberdayaan, namun belum seluruhnya aktif dan optimal dalam pelaksanaannya.
Akses:
Sebagian anak Generasi Z di wilayah Kecamatan Bubutan belum memperoleh akses yang merata terhadap kegiatan peningkatan pendidikan, literasi, dan pelatihan keterampilan berbasis keluarga serta kegiatan kepemudaan melalui Karang Taruna.
Partisipasi:
Partisipasi anak Generasi Z dan keluarga dalam kegiatan pengembangan pendidikan dan keterampilan masih belum optimal, ditandai dengan rendahnya keterlibatan aktif dalam kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat.
Kontrol:
Peran anak Generasi Z dalam menentukan pilihan pendidikan dan pengembangan keterampilan masih terbatas, serta pengambilan keputusan dalam kegiatan masih didominasi oleh pihak tertentu (misalnya orang tua atau pengelola kegiatan).
Manfaat:
Anak Generasi Z yang mendapatkan pendampingan keluarga dan terlibat dalam kegiatan pendidikan serta keterampilan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas diri, kepercayaan diri, dan daya saing. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas melalui wadah seperti Karang Taruna.
Kurangnya pemahaman keluarga mengenai pentingnya pendidikan, literasi, dan pengembangan keterampilan bagi anak Generasi Z. Minimnya pendampingan keluarga dalam mengarahkan minat, bakat, serta pilihan pengembangan diri anak Generasi Z. Rendahnya motivasi dan kesadaran sebagian Generasi Z untuk mengikuti kegiatan pendidikan nonformal dan pelatihan keterampilan. Belum optimalnya peran kelembagaan lokal (seperti Karang Taruna) dalam menginisiasi dan mengelola kegiatan pemberdayaan generasi muda. Keterbatasan kapasitas pengelola kegiatan dalam merancang program yang menarik, inovatif, dan sesuai kebutuhan Generasi Z. Keterbatasan kegiatan edukatif dan pelatihan keterampilan yang ramah dan sesuai dengan kebutuhan Generasi Z. Belum meratanya penyebaran informasi terkait program pendidikan nonformal dan pengembangan keterampilan di masyarakat. Pengaruh lingkungan sosial yang belum sepenuhnya mendukung pengembangan potensi dan aktivitas positif Generasi Z. Pemanfaatan teknologi dan media digital yang belum terarah secara produktif dalam mendukung peningkatan kapasitas diri. Terbatasnya dukungan sarana dan prasarana untuk kegiatan kepemudaan dan pemberdayaan masyarakat. Meningkatkan kesadaran dan peran aktif keluarga serta partisipasi Generasi Z dalam pengembangan pendidikan, literasi, dan keterampilan melalui kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat dan Karang Taruna, guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan responsif terhadap kesetaraan gender. Rencana aksi dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi kepada keluarga mengenai pentingnya pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi Generasi Z, serta pelatihan keterampilan dan literasi digital yang melibatkan generasi muda secara aktif. Kegiatan ini juga mendorong peran serta orang tua dalam mendampingi dan memotivasi anak dalam pengembangan minat dan bakat. Selain itu, Karang Taruna diberdayakan sebagai wadah untuk menyalurkan kreativitas dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial dan produktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pertemuan kelompok, pelatihan, dan pendampingan secara langsung dengan memperhatikan prinsip kesetaraan gender. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan partisipatif di wilayah Kecamatan Bubutan. Berdasarkan data awal, jumlah Generasi Z di wilayah Kecamatan Bubutan sebanyak 24.502 orang, namun partisipasi dalam kegiatan pendidikan nonformal dan pelatihan keterampilan masih terbatas. Keterlibatan keluarga dalam mendampingi pengembangan pendidikan dan keterampilan anak juga belum optimal. Selain itu, jumlah masyarakat yang mengakses informasi dan mengikuti kegiatan pemberdayaan masih relatif rendah dibandingkan dengan total sasaran yang ada. Peran Karang Taruna sebagai wadah kegiatan generasi muda juga belum dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung pengembangan potensi Generasi Z. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan akses, partisipasi, dan kualitas kegiatan pemberdayaan secara berkelanjutan.
Indikator Aktifitas:
## **Indikator Aktivitas (Narasi)** Indikator aktivitas ditunjukkan melalui terlaksananya kegiatan sosialisasi, pelatihan keterampilan, dan literasi digital bagi Generasi Z sesuai rencana. Meningkatnya jumlah peserta serta keterlibatan aktif keluarga dan Karang Taruna menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan yang berjalan secara partisipatif dan berkesinambungan mencerminkan pelaksanaan program yang efektif dan responsif gender.
Indikator Sub Kegiatan:
Berikut **Indikator Subkegiatan** dalam bentuk narasi 3 kalimat: --- ## **Indikator Subkegiatan (Narasi)** Indikator subkegiatan ditunjukkan melalui meningkatnya jumlah Generasi Z yang mengikuti kegiatan pendidikan, literasi, dan pelatihan keterampilan. Selain itu, meningkatnya keterlibatan keluarga dalam mendampingi pengembangan pendidikan dan keterampilan anak menjadi ukuran keberhasilan. Peningkatan partisipasi Karang Taruna dalam pelaksanaan kegiatan juga mencerminkan tercapainya tujuan subkegiatan secara efektif dan berkelanjutan.
Indikator Kegiatan:
## **Indikator Kegiatan (Narasi)** Indikator kegiatan ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi masyarakat, khususnya Generasi Z, dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan keterampilan yang dilaksanakan. Selain itu, meningkatnya kualitas pelaksanaan kegiatan yang tertib, efektif, dan sesuai dengan perencanaan menjadi ukuran keberhasilan. Keterlibatan aktif keluarga dan Karang Taruna dalam mendukung kegiatan juga mencerminkan tercapainya tujuan kegiatan secara optimal.
Outcome Program:
## **Outcome Program (Narasi)** Outcome program ditunjukkan melalui meningkatnya kualitas sumber daya manusia Generasi Z yang memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan daya saing. Selain itu, terjadi peningkatan peran aktif keluarga dan Karang Taruna dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda. Secara keseluruhan, program ini mendorong terciptanya generasi muda yang produktif, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di wilayah Kecamatan Bubutan.
Impact:
Dampak program ditunjukkan melalui terwujudnya generasi muda yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui peran aktif generasi muda dalam kegiatan produktif dan pemberdayaan. Secara jangka panjang, program ini berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif gender di wilayah Kecamatan Bubutan.
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Ferdhie Ardiansyah, S.STP, M.Si
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Bubutan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg