| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Memantapkan reansformasi birokrasi yang bersih, dinamis, dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Program:
Koordinasi Ketentraman Dan Ketertiban Umum
Kegiatan:
Koordinasi Upaya Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum
Sub Kegiatan:
Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan
Sasaran Sub Kegiatan:
Masyarakat atau warga kecamatan Tandes, objek pelanggar Peraturan Daerah atau Peraturan Kepala Daerah |
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 02 Tahun 2014 tentang penyelenggaran ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
Data Umum:
Penegakkan PERDA dan PERWALI KOTA SURABAYA antara lain Penertiban PKL, Anjal Gepeng, Reklame dan lain-lain
.
.
.
.
|
Akses:
Keberadaan PKL yang kerap menjamur dianggap mengganggu lalu lintas serta mengakibatkan ketidaktertaruan penataan kabupaten/kota
Partisipasi:
Penertiban dan pengamanan wilayah yang dilakukan setiap hari untuk mengantisipasi pelanggaran yang masih berulang
Kontrol:
Tidak semua PKL jerah dengan pemberian punishment atau penyitaan barang dagangannya oleh petugas pengamanan
Manfaat:
tercipta lingkungan yang kondusif, bebas PKL liar dan aman di wilayah kecamatan Tandes |
seringkali mengakibatkan penertiban yang tidak efektif dikarenakan kurangnya personil | -Masih adanya aktifitas berjualan dan/atau memanfaatkan ruang terbuka di bawah jembatan/jalan layang, diatas tepi saluran dan/atau tempat- tempat umum lainnya secara terusmenerus/permanen -Minimnya partisipasi keluarga dalam pendampingan atau perlakuan yang tidak baik pada penderita ODGJ | -Penyediaan Sentra Wisata Kuliner (SWK) bagi pedagang kaki lima (PKL) -Mengembangka n potensi wisata kuliner dengan memberdayakan PKL | Melakukan operasi gabungan dengan OPD terkait dalam menjaga pengamana n dan ketertiban wilayah di kecamatan Tandes | Meningkatnya ketentraman, ketertiban umum dan peran aktif para petugas keamanan dalam penyelenggaraan fungsi perlindungan masyarakat |
Indikator Aktifitas:
Persentase koordinasi penanganan pelanggaran Perda di Kecamatan
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia dan Instansi Vertikal di Wilayah Kecamatan
Indikator Kegiatan:
Objek yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat yang dipantau dan ditertibkan
Outcome Program:
Ketersediaan tempat dan akses bagi PKL perempuan maupun laki-laki untuk jualan pada tempat yang sudah disiapkan oleh pemerinahan kota
Impact:
Objek yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat yang dipantau dan ditertibkan |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Tandes Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Febriadhitya Prajatara, SSTP, M.Si.NIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |