Gender Analysis Pathway
Dinas Pendidikan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sehat jasmani dan rohani, produktif serta berkarakter melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya
Program:
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan
Kegiatan:
1.01.02.2.04 Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan
Sub Kegiatan:
1.01.02.2.04.0017 Pengelolaan Dana BOP Sekolah Nonformal/Kesetaraan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Untuk meningkatkan layanan pendidikan dan membantu pembiayaan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan
Sasaran Sub Kegiatan:
Satuan Pendidikan penyelenggara Pendidikan Kesetaraan
Dasar Hukum:
Permendibudristek Nomor 63 tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan
Data Umum:
Jumlah lembaga Sangar Kegiatan Belajar (SKB) 1 lembaga dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) 42 lembaga
Jumlah Ketua SKB L : 1 (100,00%) P : 0 (0,00%)
Jumlah siswa SKB L : 44 (62,86%) P : 26 (37,14%) Jumlah siswa PKBM L : 1897 (62,27%) P : 1125 (37,23%)
Jumlah ketua PKBM L : 23 (54,76%) P : 19 (45,24%)
Pengampu subkegiatan Eselon II L : 1 P : 0 Eselon III L : 1 P : 0 Eselon IV L : 1 P : 0
Akses:
Adanya kemudahan akses bagi pendidik untuk memberikan pendidikan non formal
Partisipasi:
Adanya peluang besar bagi pendidik perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar
Kontrol:
- Jumlah ketua SKB didominasi oleh laki - Jumlah siswa SKB didominasi oleh laki-laki - Jumlah ketua PKBM didominasi oleh laki-laki - Jumlah siswa PKBM didominasi oleh laki-laki - Pengampu Subkegiatan ini didominasi oleh laki-laki
Manfaat:
Pemberian bantuan operasional dari Pemerintah Pusat kepada Satuan Pendidikan penyelenggara Pendidikan Kesetaraan berdasarkan cut off data peserta didik aktif di dapodik per 31 Agustus
1. Kurangnya personil Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan kegiatan Pengelolaan Dana BOP Sekolah Nonformal/Ke setaraan 2. Kurangnya sosialisasi dan publikasi kegiatan ke masyarakat langsung 1. Kurangnya partisipasi perempuan dalam kepemimpinan nonformal/kesetaraan. 2. Mendorong keterlibatan laki-laki dalam kesetaraan gender Meningkatkan layanan pendidikan dan membantu pembiayaan penyelenggaraa n pendidikan kesetaraan yang responsif gender Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan oleh siswa SKB L : 44 (62,86%) P : 26 (37,14%) dan siswa PKBM L : 1897 (62,27%) P : 1125 (37,23%)
Indikator Aktifitas:
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan setiap hari
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah siswa dari sekolah yg menerima BOP Kesetaraan L : 40.607 (50,86%) P : 44.159 (49,14%)
Indikator Kegiatan:
Jumlah Sekolah Nonformal/Kesetara an yang Dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen 153 satuan pendidikan
Outcome Program:
Ketepatan waktu pelayanan perizinan bidang pendidikan 100%
Impact:
Terwujudnya Satuan Pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Ir. Yusuf Masruh, MM
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Pendidikan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg