Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tandes

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan
Misi:
Mewujudkan perekemonian inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pembukaan lapangan kerja baru melalui penguatan kemandirian ekonomi lokal, kondusif iklim investasi, penguatan daya saing Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antar pulau serta internasional.
Program:
Program Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Kegiatan:
Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang tidak dilaksanakan oleh Unit Kerja Perangkat Daerah yang ada di Kecamatan
Sub Kegiatan:
Peningkatan Efektifitas Pelaksanaan Pelayanan kepada Masyarakat di Wilayah Kecamatan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kinerja tokoh masyarakat
Sasaran Sub Kegiatan:
371 Tokoh Masyarakat (Ketua LPMK, RW, dan RT) se-Kecamatan Tandes
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Surabaya Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan Kota Surabaya.
Data Umum:
•Meninkatkan Efektifitas Pelaksanaan Pelayanan kepada Masyarakat di Wilayah Kecamatan
•Pembayaran JKK dan JKM bagi 371 Ketua Lembaga se-Kecamatan Tandes Kota Surabaya L : 334 orang P : 37 orang
.
.
.
Akses:
Didominasi laki-laki karena banyak tokoh masyarakat yang laki-laki
Partisipasi:
Partisipan kegiatan lebih didominasi oleh laki-laki L : 90,02 % P : 9.98 %
Kontrol:
Proporsi tokoh masyarakat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi laki-laki
Manfaat:
Proporsi laki-laki yang mendapatkan manfaat atas kegiatan ini lebih tinggi dari pada perempuan
•Belum meratanya pemahaman SDM tentang konsep Gender atau pembanguna responsif Gender. •Kurang tersedianya sarana prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender. •Adanya anggapan dari masyarakat jika pemimpin lembaga lebih cocok laki-laki •Adanya anggapan bahwa perempuan belum punya kemampuan pemahaman administrasi pelayanan yang baik Meningkatkan kinerja tokoh masyarakat yang melaksanakan tugasnya •Melakukan pendataan dan sosialisasi •Monitoring Pengelolaan Administrasi Pelayanan -Jumlah tokoh masyarakat yang mendapatkan pembayaran JKK dan JKM Tahun 2024 : 371 orang Tahun 2025 : 371 orang Yang terdiri dari : • LPMK : 6 (L : 6, P : 0) •RW : 51 (L : 46 P : 5) • RT : 341 (L : 309 P : 32)
Indikator Aktifitas:
Pembayaran Iuran JKK JKM ketua lembaga
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah laporan peningkatan efektifitas pelaksanaan pelayanan kepada Masyarakat di Wilayah Kecamatan
Indikator Kegiatan:
Pembayaran Iuran JKK JKM ketua lembaga • Output Indikator sub Kegiatan Jumlah laporan peningkatan efektifitas pelaksanaan pelayanan kepada Masyarakat di Wilayah Kecamatan • Outcome Program Meningkatnya pemahaman Tokoh Masyarakat terhadap layanan kepada masyarakat
Outcome Program:
• Outcome Program Meningkatnya pemahaman Tokoh Masyarakat terhadap layanan kepada masyarakat
Impact:
Jumlah laporan peningkatan efektifitas pelaksanaan pelayanan kepada Masyarakat di Wilayah Kecamatan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Febriadhitya Prajatara, SSTP, M.Si.
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Tandes
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg