Gender Analysis Pathway
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
membangun sumber daya manusia (SDM) unggul berkarakter sehat jasmani rohani produktif religius berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya.
Program:
Program Pengembangan Jasa Konstruksi
Kegiatan:
Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi
Sub Kegiatan:
Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Jasa Konstruksi
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Untuk melayani pembinaan dan peningkatan kapasitas Masyarakat Jasa Konstruksi di Kota Surabaya
Sasaran Sub Kegiatan:
Masyarakat Jasa Konstruksi yang terdiri dari OPD Teknis, Satuan Tugas OPD Teknis, Badan Usaha Jasa Konstruksi
Dasar Hukum:
a. Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Nasional b. Kesepakatan Bersama antara Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Menteri Kesehatan tentang Pelaksanaan PUG di Bidang Kesehatan No 07/MEN.PP dan PA/5/2010 dan No 593/MENKES/SKB/ V/2010 c. Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Pegarustamaan Gender d. Perwali No. 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Pegarustamaan Gender e. UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja f. Perwali No. 73 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja DPRKPP Kota Surabaya g. Kepwali No. 188.45/271/436.1.2/20 21 tentang Nomenklatur dan Tugas Sub Koordinator pada DPRKPP Kota Surabaya
Data Umum:
-
Pengampu Kegiatan: Terdiri dari 6 (enam) personil yang cukup seimbang antara laki-laki dan perempuan, antara lain: 1 Ketua Tim Kerja, 2 Staf PNS, dan 3 Tenaga Kontrak, dengan rincian sebagai berikut: L = 4 personil (1 ketua tim kerja dan 3 tenaga kontrak) P = 2 personil (2 staf PNS)
Peserta kegiatan : Peserta terdiri dari TKK (Tenaga Kerja Terampil) dan OPD Teknis (Satgas) dan BUJK
-
-
Akses:
Adanya kesamaan akses bagi laki- laki atau perempuan terkait informasi tentang Jasa Konstruksi dan keikutsertaan pada kegiatan Pembinaan Jasa Konstruksi
Partisipasi:
Pelaksanaan Pembinaan Jasa Konstruksi yaitu Sertifikasi pada TKK Terampil, mayoritas diikuti laki-laki yang merupakan Satgas dari OPD terkait. Sedangkan pada kegiatan sosialisasi, proporsi keikutsertaan peserta laki-laki dan perempuan dari BUJK cukup seimbang.
Kontrol:
Kebijakan terkait pelaksanaan Pembinaan Jasa Konstruksi dilakukakan oleh DPRKPP sebagai pengampu kegiatan
Manfaat:
Masyarakat Jasa Konstruksi baik laki-laki dan perempuan dapat meningkat kapasitasnya
Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) eksisting yang merupakan Satgas OPD merupakan laki-laki Keterlibatan dalam pekerjaan konstruksi lapangan, khususnya Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) terampil mayoritas dilakukan oleh laki laki Pembinaan dan peningkatan kapasitas kelembagaan jasa konstruksi yang setara antara laki laki dan perempuan Melakukan kegiatan Pembinaan Jasa Konstruksi dalam bentuk Sosialisasi, Pelatihan dan Sertifikasi Jasa Konstruksi dan membuka kesempatan seluas- luasnya bagi laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi 1. Melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait antara lain BJKW IV, BP2JK, DPRKPCK Pemprov Jawa Timur, LSP 2. Melakukan Pelatihan Jasa Konstruksi 3. Melakukan sertifikasi tenaga kerja konstruksi (TKK) terampil
Indikator Aktifitas:
Jumlah peserta pembinaan jasa konstruksi yang setara antara laki laki dan perempuan
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah lembaga jasa konstruksi yang dibina dan ditingkatkan kapasitasnya adalah 14 lembaga
Indikator Kegiatan:
Jenis kelembagaan konstruksi yang dibina dan ditingkatkan kapasitasnya adalah 5 jenis
Outcome Program:
Persentase pembinaan dan peningkatan kapasitas perusahaan jasa konstruksi adalah 97%
Impact:
Persentase penyelenggaraan pembinaan jasa konstruksi adalah 100%
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Lilik Arijanto, ST, MT
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg