Gender Analysis Pathway
Dinas Lingkungan Hidup

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Program Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (KEHATI)
Kegiatan:
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Luas RTH yang Dikelola Lingkup Kewenangan Kabupaten/Kota
Sasaran Sub Kegiatan:
Pengelolaan Fasilitas Ruang terbuka Hijau dan taman yang ramah pengunjung
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2002 Tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau
Data Umum:
Tahun 2024 Jumlah taman kota yang dikelolah Pemerintah Kota Surabaya sebanyak 38 taman Bentuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Surabaya 1. Taman Kota 38 Lokasi 2. Ruang Terbuka Hijau dan Jalur Hijau 775 titik 3. Taman Aktif 136 Lokas
.
.
.
.
Akses:
Tidak ada perbedaan akses antara laki-laki dan perempuan ,anak- anak, lansia dan penyandang difable untuk dapat mengunjungi taman di Kota Surabaya
Partisipasi:
Semua kalangan masyarakat dapat dapat mengunjungi taman
Kontrol:
pembuat kebijakan pada kegiatan ini lebih banyak perempuan
Manfaat:
Warga Masyarkat (Laki- laki,perempuan,anak – anak, lansia,penyandang difable) mendapatkan manfaat dari pengelolaan Ruang terbuka Hijau (RTH)
Kurangnya peran perempuan dalam pembuatan kebijakan dan pelaksan Masih Kurangnya Pemahama n Masyarakat terhadap Fungsi utama Ruang terbuka hijau yang ramah  Masih Rendahnya partisipasi masyarakat dalam memelihara sarana dan prasrana ruang terbuka hijau Meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan yang sehat, indah, bersih dan nyaman bagi laki-laki, perempuan anak anak ,difable dan lansia  Mendukung keamanan dan kenyamanan pengunjung ruang terbuka hijau pada semua pengunjung Melaksanakan kegiatan yang ada pada langkah 2 dengan memperhatikan penambahan fasilitas taman untuk menarik minat semua gender para lansia , difable dan anak – anak 2. Meningkatkan kualitas sarpras taman dengan standart keamanan dan kenyamanan bagi semua gender lansia,difable,an ak-anak Tahun 2024 Jumlah taman kota yang dikelolah Pemerintah Kota Surabaya sebanyak 38 taman Bentuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Surabaya 4. Taman Kota 5. Ruang Terbuka Hijau dan Jalur Hijau 6. Taman Aktif Fasilitas yang ada di RTH : 1. Playground, 2. Jogging track, 3. Plaza, 4. Taman, 5. Area parkir, 6. Pos jaga, 7. Kolam air mancur, 8. Toilet, 9. WIFI 10. CCTV, 11. Sentra kuliner 12. BLC 13. Perpustakaan 14. Kantor Pengelola 15. Mushola 16. Patung/prasasti 17. Lap.olah raga Perawatan Taman : 1. Penyulaman 2. Pendangiran 3. Perantingan 4. Revitalisasi 5. Penyiraman 6. Pembersihan Taman
Indikator Aktifitas:
Terlaksananya kegiatan pengelolaan taman untuk meningkatkan pengunjung difable, lansia dan anak – anak yang aman dan nyaman
Indikator Sub Kegiatan:
Luas RTH yang dikelola Kewenangan Kabupaten /Kota
Indikator Kegiatan:
Jumlah dokumen kegiatan pemeliharaan lingkungan hidupdaerah yang disusun 2. Pertumbuhan luas taman dan jalur hijau yang dipelihara dan diawasi
Outcome Program:
Meningkatnya partisipasi masyarakat khususnya difabel, lansia dan anak – anak dalam kunjungan ke taman sebagai sarana rekreasi dan kesehatan - Tersedianya layanan publik serta lingkungan dan sistem sosial yang inklusif bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang memiliki regulasi untuk pengembangan akses lingkungan insklusif bagi disabilitas dan lanjut usia, terbangunnya sistem dan tata kelola layanan dan rehabilitasi sosial yang terintegrasi dan partisipatif melibatkan pemerintah derah, masyarakat dan swasta
Impact:
Pengendalian kualitas lingkungan perkotaan, di mana RTH berperan penting dalam meningkatkan kualitas udara, menurunkan suhu lingkungan (urban heat island), serta mendukung penyerapan polutan dan karbon di wilayah perkotaan. Peningkatan daya dukung dan daya tampung lingkungan sebab keberadaan RTH dapat mendukung fungsi resapan air, mengurangi limpasan permukaan, dan membantu pengendalian banjir, khususnya di wilayah perkotaan yang padat bangunan. Pemenuhan kebutuhan ruang publik dan kualitas hidup masyarakat, di mana RTH berfungsi sebagai ruang publik yang mendukung kesehatan fisik dan mental masyarakat, aktivitas sosial, rekreasi, serta peningkatan kenyamanan dan estetika kota.
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Drs. Dedik Irianto, MM
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg