Gender Analysis Pathway
Kecamatan Tandes

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong royong menuju kota dunia yang maju, humanis dan berkelanjutan
Misi:
Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Balongsari
Kegiatan:
Pemberdayaan Kelurahan Balongsari
Sub Kegiatan:
Pembangunan sarana prasarana kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Sasaran Sub Kegiatan:
Kelompok Masyarakat (POKMAS) dan Organisasi Masyarakat di Kelurahan Balongsari
Dasar Hukum:
Perda NO 4 Tahun 2019 Tentang PUG dan ∙ Perwali NO 43 Tahun 2020 Tentang PUG Kota Surabaya ∙ Perturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Balongsari Laki : 4841 orang , P : 4962 orang Jumlah RT tahun 2024 : L : 32 orang , P : 3 orang Jumlah RW tahun 2024 ; L : 7 orang , P : 0 orang
Kondisi Saluran pembuangan air kotor di kelurahan Balongsari kurang layak (tidak sesuai standar) 2. Diperlukan optimalisasi saluran seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. 3. Masih rendahnya kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan kerja bakti membersihkan saluran.
-
-
-
Akses:
Warga memiliki akses pembuangan air kotor ke saluran sekunder. Tidak ada kesenjangan akses antara laki-laki dan perempuan
Partisipasi:
Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor. Lebib banyak laki-laki dalam pembangunan sub kegiatan ini.
Kontrol:
Warga tidak memilik kewenangan untuk mengatur saluran sekunder. Pejabat pengambil keputusan dalam sub kegiatan ini didominasi laki-laki
Manfaat:
Dengan optimalnya fungsi saluran air kotor dapat mencegah banjir dan penyakit yang ditimbulkan
Belum adanya jadwal rutin kerja bakti untuk membersihkan saluran buang air kotor. Monitoring saluran belum optimal akibat kurangnya SDM. Masih ada warga yang membuang sampah sembarangan Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi umlah sarana prasarana Kelurahan yang terbangun berupa optimalisasi saluran pembuangan air kotor Sosialisasi terkait permasalahan saluran pembuangan air kotor kepada warga. Pemeliharaan saluran pembuangan air kotor. Pembangunan saluran pembuangan air kotor. tahun 2024 dilaksanakan sosialisasi 6 bulan sekali
Indikator Aktifitas:
Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun
Indikator Sub Kegiatan:
terbangun 5 saluran, 2 jalan paving
Indikator Kegiatan:
Terpenuhinya sarana dan prasarana masyarakat di Kelurahan Balongsari yang bisa dirasakan oleh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan
Outcome Program:
Kepuasan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan terhadap fasilitas sarana dan prasarana semakin meningkat.
Impact:
Berdampak pada manfaat yang bisa dirasakan oleh seluruh warga sekitar Kelurahan
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Febriadhitya Prajatara, SSTP, M.Si.
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Tandes
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg