| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Transformasi Surabaya Menuju kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Mempercepat transformasi pelayanan publik dan reformasi birokrasi.
Program:
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
Kegiatan:
Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Tingkat Kecamatan
Sub Kegiatan:
Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Mendapatkan data yang valid terkait pedagang dan pelaku usaha mikro di Wilayah Kecamatan Pabean Cantian
Sasaran Sub Kegiatan:
Keluarga Misikn / KK Miskin / Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Pelaku Usaha Mikro |
Dasar Hukum:
- Perda NO 4 Tahun 2019 Tentang PUG - Perwali NO 43 Tahun 2020 Tentang PUG Kota Surabaya - Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah - Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 TENTANG Cipta Kerja - Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta
Data Umum:
Jumlah penduduk di Kecamatan Pabean Cantian terdiri dari: L: 37,063 Jiwa P: 37,747 Jiwa
Jumlah masyarakat berdagang sebanyak 69 orang
-
-
-
|
Akses:
Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan pengembangan usaha
Partisipasi:
Perempuan lebih sering mendapatkan bantuan pengembangan usaha dibandingkan laki-laki
Kontrol:
Seksi Kesra dan Perekonomian Kecamatan terdiri 3 laki-laki dan 3 perempuan
Manfaat:
Masyarakat yang belum bekerja akan mendapatkan modal usaha |
Kelurahan dan kecamatan tidak dapat memantau semua pelaku usaha Penyelenggaraan pelatihan dan bimtek terkait usaha jarang diadakan karena kurangnya tenaga ahli di bidang pedagangan dan usaha mikro. | Pelaku usaha merasa mampu menjalankan usahanya sendiri tanpa bantuan dari pihak kelurahan dan atau pihak kecamatan sehingga konektifitas antara pelaku usaha dengan pihak kelurahan dan kecamatan tidak terjalin dengan baik Antusias masyarakat yang belum bekerja terhadap pelatihan dan bimtek masih rendah | konektifitas antara pelaku usaha dengan pihak kelurahan dan kecamatan terjalin dengan baik untuk memudahkan monitoring progres Jumlah masyarakat yang belum memiliki pekerjaan akan berkurang dengan adanya pelatihan usaha,bimtek dan pemberian modal usaha | Memberikan pelatihan usaha kepada masyarakat agar mendapatkan pengalaman dan kemampuan untuk memulai usaha. Membeli produk pelaku usaha untuk kegiatan dan juga belanja bulanan melalui peken | Kecamatan Memberikan pelatihan kerja sebanyak 6 Kali Belanja ASN melalui aplikasi E-Peken Kota Surabaya sebesar 498 juta rupiah setahun |
Indikator Aktifitas:
Presentase Potensi Usaha yang difasilitasi
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat
Indikator Kegiatan:
Jumlah Potensi Usaha yang difasilitasi
Outcome Program:
Jumlah laporan fasilitasi pengembangan usaha ekonomi masyarakat sejumlah 12 laporan
Impact:
Meningkatkan persentase pertumbuhan produktivitas usaha mikro dan menurunkan indeks kemiskinan (RKPD) |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Kecamatan Pabean Cantian Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Muhammad Januar Rizal S.STP, M.SiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |