| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Kota Dunia Yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
Program Pengelolaan Pendapatan Daerah
Kegiatan:
Kegiatan Pengelolaan pendapatan Daerah
Sub Kegiatan:
Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kemandirian Keuangan Daerah
Sasaran Sub Kegiatan:
- Mengoptimalkan Pendapatan Daerah - Wajib Pajak |
Dasar Hukum:
- Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Layak Anak - Keputusan Walikota Surabaya nomor: 100.3.3.3/57/436.1.2/2024 tentang Tim Focal Point Pengarusutamaan Gender Kota Surabaya - Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya Nomor 400.2.2/338/436.8.3/2024 tentang Tim Focal Point Pengarusutamaan Gender (PUG) Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya Tahun 2024.
Data Umum:
- Objek Pajak sub kegiatan: 1. Pelayanan Pajak Hotel 2. Pelayanan Pajak Restoran 3. Pelayanan Pajak Reklame 4. Pelayanan Pajak Hiburan 5. Pelayanan Pajak Parkir 6. Pelayanan PPJ 7. Pelayanan Pajak Air Bawah Tanah
- Wajib Pajak di Kota Surabaya L: 1.109.886 P: 1.160.908 (Jumlah Wajib Pajak Kota Surabaya)
-
-
-
|
Akses:
Adanya kesamaan peluang untuk Laki – Laki dan Perempuan untuk melakukan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah kepada Wajib Pajak
Partisipasi:
Proporsi Petugas Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah yang berjenis kelamin laki-laki lebih tinggi daripada perempuan
Kontrol:
Inisiatif wajib pajak dalam membayar pajak
Manfaat:
Meningkatnya penerimaan pendapatan pajak daerah |
Formasi pegawai di Bapenda hasil dari plotting BKPSDM | Petugas Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah Laki Laki lebih diperhatikan dibandingkan dengan Perempuan | Adanya kesamaan antara Laki – Laki dan Perempuan untuk melakukan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah kepada Wajib Pajak dan Penerimaan Pendapatan Pajak Daerah meningkat | Sosialisasi terkait Penerapan sistem online terhadap pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir | Jumah pegawai yang telah mendapatkan sosialisasi terkait kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah L: 60% P: 40% |
Indikator Aktifitas:
Jumlah wajib pajak yang menerapkan system online terhadap pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir meningkat
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah, Subjek Pajak dan Wajib Pajak Daerah 12 Laporan
Indikator Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah, Subjek Pajak dan Wajib Pajak Daerah 12 Laporan
Outcome Program:
Persentase penerapan sistem online terhadap pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir sebesar 71%
Impact:
Persentase capaian realisasi pendapatan daerah |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
R Rachmad Basari, SE., MM., CGCAE.NIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |