Gender Analysis Pathway
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
Program Pengelolaan Keuangan Daerah
Kegiatan:
Penunjang Urusan Kewenangan Pengelolaan Keuangan Daerah
Sub Kegiatan:
Analisis Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Jumlah laporan Analisis Perencanaan dan Penyaluran bantuan keuangan
Sasaran Sub Kegiatan:
Laporan Hasil Analisis Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan
Dasar Hukum:
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Data Umum:
Jumlah pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah L : 267 P : 87
Data pegawai bidang Perbendaharaan dan Akuntansi L : 18 P : 19
Data pegawai sub bidang perbendaharaan dan kas L : 14 P : 10
-
-
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi terkait Analisis Perencanaan dan Penyaluran bantuan keuangan
Partisipasi:
Proporsi pegawai dalam menjalankan kegiatan Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan (sub bidang perbendaharaan dan kas) berjenis kelamin laki-laki lebih tinggi daripada perempuan
Kontrol:
Penyaluran bantuan keuangan dialokasikan pada daerah terdampak bencana
Manfaat:
Memberikan kontribusi pada pemerintah dalam penanganan daerah terdampak bencana dan kondisi darurat lainnya
- Tingkat pengetahuan pegawai terkait pengarusutamaan gender & perencanaan penganggaran responsif gender masih belum optimal - Masih adanya dominasi pegawai berjenis kelamin laki-laki dalam sub bidang perbendaharaan dan kas - Sarana dan prasarana yang ada perlu penyempurnaan Mekanisme penyaluran bantuan keuangan bersifat force majeure Meningkatkan Jumlah laporan Analisis Perencanaan dan Penyaluran bantuan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku Peningkatan kompetensi pegawai sub bidang perbendaharaan dan kas terkait mekanisme perencanaan dan penyaluran bantuan keuangan Belanja bantuan keuangan dapat dianggarkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah setelah memprioritaskan pemenuhan belanja urusan pemerintahan wajib dan urusan pemerintahan pilihan serta alokasi belanja yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, kecuali ditentukan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Indikator Aktifitas:
Jumlah pegawai yang mengikuti rapat koordinasi terkait Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Analisis Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan sejumlah 1 laporan
Indikator Kegiatan:
- Persentase penyaluran bantuan keuangan untuk daerah terdampakbencana 100% - Persentase realisasi bagi hasil retribusi 100% - Persentase realisasi dana darurat dan mendesak 25%
Outcome Program:
Terwujudnya Laporan Hasil Analisis Perencanaan dan Penyaluran Bantuan Keuangan sejumlah 1 laporan
Impact:
Persentase ketepatan waktu penyusunan dokumen anggaran sejumlah 100%
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Dra. Wiwiek Widayati
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg