| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Memantapkan transformasi birokrasi yang bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik
Program:
Program Pengelolaan Keuangan Daerah
Kegiatan:
Penunjang Urusan Kewenangan Pengelolaan Keuangan Daerah
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Jumlah Laporan Hasil Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak
Sasaran Sub Kegiatan:
Laporan Hasil Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak |
Dasar Hukum:
- Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah - Peraturan Walikota Surabaya Nomor 72 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pemberian dan Pertanggungjawaban Belanja Tak Terduga
Data Umum:
Jumlah pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah L : 267 P : 87
Data pegawai bidang Perbendaharaan dan Akuntansi L : 18 P : 19
Data pegawai sub bidang perbendaharaan dan kas L : 14 P : 10
-
-
|
Akses:
Adanya kesamaan akses informasi terkait Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak
Partisipasi:
Proporsi pegawai dalam menjalankan kegiatan pengelolaan dana darurat dan mendesak (sub bidang perbendaharaan dan kas) berjenis kelamin laki-laki lebih tinggi daripada perempuan
Kontrol:
Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan masih dapat ditingkatkan
Manfaat:
Memberikan kontribusi pada pemerintah dalam penanganan bencana dan kedaruratan lainnya |
- Tingkat pengetahuan pegawai terkait pengarusutamaan gender & perencanaan penganggaran responsif gender masih belum optimal - Masih adanya dominasi pegawai berjenis kelamin laki-laki dalam sub bidang perbendaharaan dan kas - Sarana dan prasarana yang ada perlu penyempurnaan | Kesulitan dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi kebutuhan mendesak di lapangan bisa menyebabkan alokasi dana yang tidak sesuai atau tidak tepat sasaran | Meningkatkan Jumlah Laporan Hasil Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak sesuai ketentuan yang berlaku | Peningkatan kompetensi pegawai sub bidang perbendaharaan dan kas terkait mekanisme Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak | Sub kegiatan ini dialokasikan untuk keadaan darurat termasuk keperluan mendesak serta pengembalian atas kelebihan pembayaran atas penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya |
Indikator Aktifitas:
Jumlah pegawai yang mengikuti rapat koordinasi terkait Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Laporan Hasil Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak sejumlah 1 laporan
Indikator Kegiatan:
- Persentase penyaluran bantuan keuangan untuk daerah terdampak bencana 100% - Persentase realisasi bagi hasil retribusi 100% - Persentase realisasi dana darurat danmendesak 25%
Outcome Program:
Terwujudnya Laporan Hasil Pengelolaan Dana Darurat dan Mendesak sejumlah 1 laporan
Impact:
Persentase ketepatan waktu penyusunan dokumen anggaran sejumlah 100% |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Dra. Wiwiek WidayatiNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |