Gender Analysis Pathway
Kecamatan Rungkut

Langkah 1 Langkah 2 Langkah 3 Langkah 4 Langkah 5 Langkah 6 Langkah 7 Langkah 8 Langkah 9
Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis Data Pembuka Wawasan Isu Gender Kebijakan dan Rencana Ke Depan Pengukuran Hasil
Faktor Kesenjangan Sebab Kesenjangan Internal Sebab Kesenjangan Eksternal Reformasi Tujuan Rencana Aksi Data Dasar (Base-line) Indikator Gender
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Visi:
"Mewujudkan Masyarakat yang Mandiri dan Sejahtera, Melalui Pemberdayaan Potensi Lokal"
Misi:
Mewujudkan perekonomian kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat .
Program:
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN KELURAHAN MEDOKAN AYU
Kegiatan:
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Medokan Ayu
Sub Kegiatan:
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
Sasaran Sub Kegiatan:
Warga di wilayah Kelurahan Medokan Ayu Kecamatan Rungkut
Dasar Hukum:
Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender - Peraturan Walikota Surabaya No. 43 Tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender Kota Surabaya
Data Umum:
Jumlah Penduduk Kelurahan Medokan Ayu Tahun 2025 L: 14.379 orang P: 14.763 orang Total: 29.142 orang Jumlah KK di Kel. Medokan Ayu Th 2025 : 9.777 KK
Jumlah LPMK Tahun 2025 L : 1 orang Jumlah Ketua RW Tahun 2025 L : 15 orang P : 0 orang Jumlah Ketua RT Tahun 2025 L : 105 orang P : 3 orang
Jumlah Pokmas/Ormas Tahun h 2025 Kel. Medokan Ayu : a. Kader Surabaya Hebat (KSH) : L : 19 orang P: 264 orang b. Tim KTPR : L : 5 orang P : 2 orang c. Forum Anak : L : 9 P : 12 d. Karang Taruna L : 10 P : 10 - Jumlah UMKM: 198 UMKM
Data awal Tahun 2024 GAMIS:213 KK Tahun 2025 GAMIS: 3 KK, 23 orang (Mayoritas lansia, PACA dan balita)
Intervensi Ke POKMAS dan Ormas : - Pendampingan pemberdayaan masyarakat kelurahan - Peningkatan Ekonomi GAMIS dengan padat karya, pemberdayaan dan pendampingan UMKM di Kelurahan Medokan Ayu.
Akses:
Pokmas/ormas dapat mengakses pembinaan dari Kelurahan
Partisipasi:
Pokmas/ormas yang masuk daftar intervensi dapat aktif dalam pembinaan dari kelurahan
Kontrol:
Pokmas/ormas dapat mengembangkan kegiatannya selain mendapatkan pembinaan dari Kelurahan
Manfaat:
Pokmas/ormas mendapatkan manfaat melalui pembinaan yang dilakukan Kelurahan Pokmas/ormas dapat berkolaborasi dengan kelurahan untuk menurunkan jumlah warga miskin, pendampingan balita stunting, pendampingan dan pemberdayaan UMKM
- Belum optimalnya perencanaan anggaran tahun 2024 untuk pengembangan program kegiatan padat karya pengolahan pangan, sehingga optimalisasinya dapat dilaksanakan secara bertahap pada tahun berikutnya. - Pelaksanaan Padat karya pada warga gamis yang memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat penuh dalam pengembangan kegiatan padat karya - Pelaksana kegiatan sulit menentukan jadwal pelatihan - Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal. Mengembangkan Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan program padat karya bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja 1. Penyediaan Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan masyarakat Kelurahan 2. Pelatihan Padat Karya (pengolahan makanan dan packaging) 3. Penyediaan sarana dan prasarana pojok UMKM padat karya di Kelurahan Medokan Ayu 4. Optimalisasi jasa pelayanan RT dan RW kepada masyarakat melalui pelayanan sayang warga di Balai RW 1. Pada tahun 2024, kondisi masyarakat kelurahan Medokan Ayu kurang optimal untuk program Padat Karya, dalam hal ini warga memiliki kendala kurang pengalaman dan kemauan bekerja 2. Pada tahun 2025, belum maksimal mengadakan pelatihan olahan makanan dapackaging) 3. Pada tahun 2025, ada pojok UMKM padat karya di Kantor Kelurahan Medokan Ayu 4. Pada tahun 2025, Pemberdaya tomas melalui pelayanan RT dan RW an UMKM dan melakukan padat karya pada gamis
Indikator Aktifitas:
1. Tidak ada warga gamis diharapkan dengan pelatihan padat karya di Kelurahan Medokan Ayu memiliki pasar dan disinergikan dengan program urban farming lain yang relevan 2. Terlaksananya pelatihan olahan makanan dan packaging sebanyak 2 kali dalam 1 tahun 3. Terlaksananya pembangunan pojok UMKM sebagai upaya padat karya tahap 1 berupa penampilan produk dan penjual produk UMKM 4. Pendampingan UMKM
Indikator Sub Kegiatan:
Nilai Kepuasan Masyarakat Kelurahan dalam rangkat kegiatan pemberdayaan masyarakat
Indikator Kegiatan:
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum Indikator Program: Presentase Kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi padat karya dan pemberdayaan dan pendampingan UMKM
Outcome Program:
Seluruh kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya dalam hal ini Jumlah Pokmas dan Ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat kelurahan.
Impact:
peningkatan kesejahteraan ekonomi, seperti peningkatan pendapatan dan penciptaan usaha mandiri, serta peningkatan kualitas hidup sosial, seperti akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg Maskur, SH, M.H.
NIP.
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg

Gambar tidak tersedia atau file hilang.

https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
 
Mengetahui
Kepala Kecamatan Rungkut
Kota Surabaya
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg