| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
Gotong Royong Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan
Misi:
Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkarakter, sehat jasmani rohani, produktif, religius, berbudaya dalam bingkai kebhinnekaan melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan serta kebutuhan dasar lainnya
Program:
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
Kegiatan:
Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan:
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun
Sasaran Sub Kegiatan:
Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun |
Dasar Hukum:
a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan
Data Umum:
Jumlah penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurung waktu 1 tahun,pada bulan januari sampai juli tahun 2024 adalah sebanyak 425.517 dengan rincian laki-laki sebanyak 165.361 dan perempuan sejumla 260.156
-
-
-
-
|
Akses:
Adanya kesamaan akses perempuan dan laki-laki terhadap pelayanan Puskesmas
Partisipasi:
Proporsi perempuan yang berkunjung ke puskesmas lebih besar dibandingkan laki-laki
Kontrol:
Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Tim P2PTM
Manfaat:
Laki-laki dan perempuan mendapatkan manfaat yang sama untuk meningkatkan derajat kesehatannya |
1. Banyak individu usia produktif tidak menyadari pentingnya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi 2. Beberapa pasien tidak mengikuti saran atau jadwal kontrol yang direkomendasikan, sehingga menghambat dalam pengelolaan kondisi dan untuk mencegah komplikasi penyakit mereka. | Pengobatan tradisional atau cara-cara alami lebih diprioritaskan daripada pengobatan medis modern | 1. Melakukan deteksi dini Hipertensi pada Masyarakat 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko. 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya | 1. Melakukan deteksi dini Hipertensi pada Masyarakat 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko. 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya | 1. Jumlah Puskesmas di Surabaya sebanyak 63 Puskesmas. 2. Target Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun Total = 727.432. 3. Capaian Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun. pada bulan januari sampai juli 2024 Total = 425.517 dengan rincian Laki-laki = 165.361 dan perempuan = 260.156 |
Indikator Aktifitas:
• Menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah gratis di fasilitas kesehatan, sekolah, kantor, swasta dan organisasi Masyarakat • Melakukan kunjungan rumah untuk kelompok rentan seperti lansia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas. • Mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola makan sehat, seperti diet rendah garam,rendah gula dan tinggi serat, melalui lokakarya, pelatihan memasak, atau pedoman berbasis komunitas • Pelaksanaan monitoring dan evaluasi
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Penderita Hipertensi yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar
Indikator Kegiatan:
Jumlah lembaga yang melaksanakan pembinaan terpadu Penyakit Tidak Menular (bindu PTM)
Outcome Program:
Peningkatan kesadaran masyarakat tentang risiko hipertensi dan pentingnya pencegahan.
Impact:
Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Nanik Sukristina S.KM, M.KesNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |