| Langkah 1 | Langkah 2 | Langkah 3 | Langkah 4 | Langkah 5 | Langkah 6 | Langkah 7 | Langkah 8 | Langkah 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih Kebijakan/Program/Kegiatan yang akan dianalisis | Data Pembuka Wawasan | Isu Gender | Kebijakan dan Rencana Ke Depan | Pengukuran Hasil | ||||
| Faktor Kesenjangan | Sebab Kesenjangan Internal | Sebab Kesenjangan Eksternal | Reformasi Tujuan | Rencana Aksi | Data Dasar (Base-line) | Indikator Gender | ||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
|
Visi:
SDGs Goal 5 Kesetaraan Gender
Misi:
Menciptakan Ketertiban, Keamanan, Kerukunan Sosial, dan Kepastian Hukum yang Berkeadilan
Program:
Program Penanggulangan Bencana
Kegiatan:
Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana
Sub Kegiatan:
Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Tujuan Kegitan Sub Kegiatan:
Meningkatkan kapasitas serta peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana untuk meminimalisir dampak bencana di wilayah masing-masing
Sasaran Sub Kegiatan:
Warga masyarakat yang berada di 31 kawasan |
Dasar Hukum:
Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Keputusan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya Nomor 400.2 / 8258 / 436.8.5 / 2025 tentang Tim Focal Point Pengarusutamaan Gender (PUG) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya Tahun 2025.
Data Umum:
Jumlah Masyarakat Kota Surabaya sebanyak 3.017.382 jiwa dengan rincian : L = 1.494.317 jiwa (49,52%) P = 1.523.065 jiwa (50,48%)
Jumlah Pegawai BPBD Kota Surabaya sebanyak 444 orang dengan rincian :
L = 374 orang (84,23 %)
P = 70 orang (15,77 %)
Perbandingan jumlah pegawai BPBD terhadap jumlah Masyarakat Kota Surabaya adalah 0,01471%
Metode Pelaksanaan Sub Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kabupaten/Kota dilaksanakan melalui materi kelas, praktikum dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pengadaan barang/jasa dilakukan dengan metode swakelola
Sub Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kabupaten/Kota dilaksanakan pada Bulan April - Desember 2025
|
Akses:
Adanya kesamaan peluang untuk mendapatkan akses informasi terkait Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Partisipasi:
Secara jumlah perempuan yang mengikuti kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan lebih tinggi daripada laki-laki
Kontrol:
Pejabat pengampu sub kegiatan didominasi laki-laki
Manfaat:
Masyarakat yang tanggap dalam penanggulangan bencana untuk meminimalisir dampak bencana di kawasan rawan bencana |
- Masih adanya SDM di PD terkait yang belum memahami konsep gender - Belum terciptanya budaya organisasi yang responsif gender mitigasi bencana | - Persepsi pembagian kerja yang bersifat dikotomis antara sektor publik (laki-laki) dan domestik (perempuan) yang pada akhirnya membuat perempuan mengalami hambatan mengakses pengetahuan atau fasilitas yang berada di ranah publik - Masih adanya masyarakat yang menjunjung nilai-nilai budaya patriarki - Dorongan/insting perempuan sebagai seorang ibu untuk melindungi keluarganya saat terjadi bencana | Meningkatkan kapasitas 31 kawasan rawan bencana melalui peran aktif masyarakatnya | Mengadakan kegiatan Kelurahan Tangguh Bencana dengan melibatkan masyarakat untuk melakukan penyusunan peta administrasi wilayah, identifikasi potensi bencana, kerentanan, dampak dan kerugian akibat bencana serta membuat rencana kesiapsiagaan wilayah | Jumlah masyarakat yang mengikuti kegiatan Kelurahan Tangguh Bencana pada Januari - Agustus 2025 sebanyak 536 orang yang terdiri dari : L = 300 orang (55,97 %) P = 236 orang (44,03 %) |
Indikator Aktifitas:
Meningkatnya kapasitas serta peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana untuk meminimalisir dampak bencana di kawasan rawan bencana (Kelurahan)
Indikator Sub Kegiatan:
Jumlah Kawasan yang Ditingkatkan Kapasitasnya dalam Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana
Indikator Kegiatan:
Jumlah pelaksanaan kegiatan dalam Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan terhadap Bencana
Outcome Program:
Persentase Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana
Impact:
Penanganan Bencana yang Terintegrasi |
|
Mengetahui
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg ![]()
upload/ttd_petugas/ttd.jpg
https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg
TTD. upload/ttd_petugas/ttd.jpg
Irvan Widyanto, AMP, S.Sos, M.HNIP.
Gambar tidak tersedia atau file hilang. https://dp3appkb.surabaya.go.id/sigas/upload/ttd_petugas/upload/ttd_petugas/ttd.jpg |